Presiden Armenia: Indonesia Mainkan Peran Penting di Asia Tenggara

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Presiden Armenia, Serzh Sargsyan menegaskan pentingnya perluasan hubungan Armenia dengan negara-negara di kawasan Asia Tenggara, khususnya Indonesia yang memainkan peran penting di kawasan tersebut. Untuk itu, perlu adanya peningkatan hubungan kedua negara di berbagai bidang.
 
Hal itu dinyatakan kepada Dubes RI untuk Ukraina merangkap Armenia dan Georgia, Nining Suningsih Rochadiat pada saat menerima surat-surat kepercayaan (credential letter) Dubes RI, di Istana Presiden, 14 Mei 2009.
 
Presiden Sargsyan mengharapkan penunjukan Dubes RI untuk Armenia tersebut dapat memberikan kontribusi positif dalam pengembangan hubungan bilateral.
 
Menanggapi hal tersebut, Dubes RI menyatakan hubungan kedua negara khususnya di bidang perdagangan terus meningkat tiap tahunnya namun memaksimalkan hal tersebut, kedua pemerintah harus mendorong kegiatan saling tukar informasi dan melakukan kontak aktif bagi peningkatan hubungan ekonomi. Dubes RI juga menyampaikan salam hangat dari Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono kepada Presiden Sargsyan.
 
Dalam pertemuan tersebut, selain membahas kerjasama bilateral, kedua pihak juga saling bertukar pikiran membahas sejumlah isu regional, menegaskan pentingnya kerjasama dalam organisasi internasional, serta bertukar pandangan mengenai krisis keuangan global.
Sebelum menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden RI, Dubes RI juga telah melakukan pertemuan dengan beberapa pejabat Armenia, antara lain Menlu Armenia Edward Nalbandian guna menyerahkan copy Letters of Credence.
 
Pameran Foto dan Business Forum
 
Saat kunjungan Dubes RI ke Armenia tersebut, Kedutaan Besar RI di Kyiv untuk Ukraina merangkap Armenia dan Georgia (KBRI Kyiv) menyelenggarakan Pameran Foto Indonesia dan Business Forum  pada 13-15 Mei 2009 di Academic Gallery, Yerevan, Armenia.
 
Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama KBRI Kyiv dengan Konsul Kehormatan RI di Armenia, yang dihadiri sekitar 200 orang dari berbagai kalangan, antara lain pejabat pemerintah Armenia, perwakilan asing di Armenia, para Konsul Kehormatan di Yerevan, pengusaha dan masyarakat Armenia.
 
Pameran Foto sendiri telah dibuka untuk publik pada tgl. 13-14 Mei 2009 dan selanjutnya secara bersamaan dengan Business Forum dibuka secara resmi oleh Dubes RI pada tanggal 15 Mei 2009. Dalam sambutannya, Dubes RI menyampaikan pentingnya penyelenggaraan kedua events dalam upaya mempromosikan perdagangan, investasi dan pariwisata Indonesia dan hubungan sosial-budaya antar masyarakat kedua negara.
 
Dalam Business Forum para pengunjung tertarik dengan presentasi KBRI tentang kebijakan ekonomi dan perdagangan Indonesia, yang memberikan kesempatan kepada para kalangan bisnis untuk mengetahui lebih dalam mengenai potensi Indonesia di bidang tersebut. Hal ini tercermin dari pertanyaan-pertanyaan yang disampaikan sekitar proses dan prosedur untuk melakukan bisnis dan investasi di Indonesia.
 
Para pengunjung juga sangat antusias terhadap foto-foto yang dipamerkan mengenai kehidupan keseharian, tradisi, dan keanekaragaman budaya di Indonesia. Hal tersebut tidak terlepas, mengingat pameran ini merupakan yang pertama kali dilakukan Indonesia di, Yerevan, ibukota Armenia dan dipandang sangat efektif dalam mendorong hubungan masyarakat kedua negara. Kedua events tersebut diliput secara luas oleh media cetak dan elektorik setempat (Sumber : KBRI Kyiv).
 
Keterangan Foto: Presiden Armenia, Serzh Sargsyan (kiri) saat bertemu dengan Dubes RI untuk Ukraina merangkap Armenia dan Georgia, Nining Suningsih Rochadiat