Penjajagan “Sister Industrial Center” Kota Kremenchuk, Ukraina dengan Indonesia

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Pebisnis Ukraina berharap agar Kremenchuk, salah satu kota industri terbesar di Ukraina, dapat menjalin kerjasama dengan pusat industri di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Andrey Melnik, Presiden Association for Promotion of International Business and Development (APIBD) dalam kunjungannya mendampingi 16 pelajar dari kota Kremenchuk yang turut dalam program “Children Diplomacy” ke KBRI Kyiv (11/02). Rombongan diterima langsung oleh KUAI KBRI Kyiv, Pindah Estuti Sunarto.
 
Melnik menyampaikan lebih lanjut bahwa Kremenchuk saat ini telah menjalin kerjasama antar pusat industridengan sejumlah kota industri lainnya, antara lain Bydgoszcz (Polandia), Borisov (Belarus), Novomoskovsk (Rusia), Bytola (Macedonia) dan Wenzhou (China).
 
KUAI menyambut baik usulan Andrey Melnik untuk menjalin kerjasama antara Kremenchuk dan pusat industri Indonesia mengingat hubungan baik KBRI Kyiv dengan APIBD maupun pemerintah kota Kremenchuk telah berlangsung baik, lama serta terbuka bagi peningkatan kerjasama lebih lanjut.
 
Kunjungan tersebut dimaksudkan untuk memperkenalkan Indonesia dan tata kerja di perwakilan asing kepada para pelajar anggota rombongan. Pertemuan tersebut juga digunakan KUAI untuk menjelaskan berbagai informasi mengenai Indonesia dan memutar film berbahasa Ukraina berjudul “Indonesia Treasures”.
 
Dalam pertemuan tersebut, KUAI mengusulkan sekiranya APIBD berkenan menjadi mitra World Peace Committee, sebuah LSM di Jakarta yang beraktifitas memasang “Gong Perdamaian Dunia” di berbagai kota di dunia agar dapat dijajaki kemungkinan pemasangan Gong Perdamaian di kota Kremenchuk.
 
Dalam rangka peningkatan kerjasama di bidang perekonomian dan industri, pada pagi harinya KBRI Kyiv menyelenggarakan diskusi mengenai tata laksana kepabeanan serta pengiriman cargo. Diskusi tersebut menghadirkan pembicara dari perusahaan cargo Eurodean International Movers. Diskusi tersebut diadakan untuk memberikan pemahaman lebih baik dalam hal pengiriman cargo laut dari Indonesia ke Ukraina.
 
Kota Kremenchuk, berjarak sekitar 300 km tenggara kota Kyiv, merupakan kota industri utama di Propinsi Poltava, Ukraina. Di kota yang dibangun tahun 1571 ini terdapat berbagai perusahaan besar yang bergerak di bidang eksplorasi, pengolahan dan penjualan migas; perakitan mobil sedan, industri truk, suku cadang kendaraan, eskalator, industri pengolahan makanan, susu, kulit dsb. Indonesia pernah membeli beberapa truk produksi AvtoKrAZ Holding Company yang selanjutnya digunakan POLRI dalam misi perdamaian PBB di Darfour, Sudan. (Sumber: KBRI Kyiv)
 
 
Keterangan foto: KUAI KBRI Kyiv berfoto bersama pelajar “Children Diplomacy” Kremenchuk