Meretas Jalinan Kerjasama Ekonomi Perdagangan yang Lebih Kuat Indonesia – Ukraina

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sektor perdagangan menjadi salah satu prioritas utama pembahasan Sidang II Komisi Bersama (SKB II) RI-Ukraina yang diselenggarakan di Jakarta, Selasa (02/06). Delegasi kedua negara yang masing-masing dipimpin Direktur Jenderal Amerika dan Eropa, Departemen Luar Negeri RI, Retno L.P. Marsudi dan Deputi Menteri Luar Negeri Ukraina, Olexander Horin, tersebut juga membahas prioritas kerjasama lainnya, antara lain bidang investasi, turisme, pendidikan, SMEs (Small and Medium Entreprises) dan industri.
 
SKB II Rl-Ukraina merupakan tindak lanjut dari penyelenggaraan SKB I yang dilaksanakan 27-28 September 2005 di Kyiv, Ukraina. Ketika itu SKB menghasilkan komitmen kedua pihak untuk mengembangkan kerjasama bilateral, dengan menekankan peningkatan ekonomi nasional yang didukung oleh semua pemangku kepentingan kedua pihak, termasuk sektor swasta.
 
Sebagai realisasi dari komitmen tersebut, pada SKB II ini telah ditandatangani persetujuan antara Kamar Dagang dan Industri Rl dengan mitranya dari Ukraina. Kedua pihak sepakat untuk meningkatkan people-to-people contact antar para pengusaha kedua negara yang dapat membuka peluang kerjasama ekonomi dan perdagangan.
 
Di sela-sela pelaksanaan sidang, Dirjen Amerika dan Eropa Departemen Luar Negeri Rl dan Deputi Menteri Luar Negeri Ukraina bertemu dalam Forum Konsultasi Bilateral sebagai sarana tukar pikiran mengenai berbagai isu regional dan internasional yang menjadi perhatian kedua pihak.
 
Seraya mempergunakan kesempatan pertemuan ini, Pejabat National Space Agency of Ukraine, Kementerian Transportasi dan Komunikasi Ukraina, serta Kementerian Kebijakan Pertanian Ukraina, telah bertemu dengan masing-masing dengan mitranya dari Indonesia untuk membahas berbagai potensi kerjasama di bidang masing-masing.
 
Menurut statistik Indonesia, neraca perdagangan kedua negara pada akhir 2008 telah melampaui USD 1,4 miliar, tiga kali lipat dari angka perdagangan bilateral tahun 2005, saat penyelenggaraan SKBI. Berdasarkan data statistik Ukraina pada triwulan pertama 2009, Indonesia sudah mengalami surplus perdagangan.
 
Untuk menciptakan nilai perdagangan yang lebih seimbang, kedua negara sepakat untuk lebih meningkatkan dan memperluas bidang kerjasama.
 
Sementara itu, di sektor pariwisata angka wisatawan Ukraina ke Indonesia mencapai peningkatan 10 kali lipat dalam tahun 2000-2007, dari 541 orang menjadi 5201 orang wisatawan. (Sumber: Dit. Eropa Tengah dan Timur)