Presiden Georgia ucapkan salam perpisahan dan sukses bagi Dubes RI Kyiv

5/10/2016

Presiden Georgia ucapkan salam perpisahan dan sukses bagi Dubes RI Kyiv


Presiden Georgia, Y.M. Tn. Giorgi Margvelashvili, menyampaikan salam perpisahan dan berharap kiranya kesuksesan menyertai Dubes RI Kyiv untuk Ukraina merangkap Georgia dan Republik Armenia, Y.M. Ibu Niniek Kun Naryatie, dimasa yang akan datang. Hal tersebut disampaikan dalam farewell call di kantor Presiden di Tbilisi pada 05 Mei 2016.

Dubes RI Kyiv menyampaikan terima kasih atas kerjasama yang baik pihak Georgia, khususnya Kemlu Georgia yang selalu fasilitasi kegiatan Dubes RI Kyiv di Georgia meskipun KBRI berada di Kyiv. Dubes Niniek menggarisbawahi pentingnya pemberlakuan bebas visa bagi WN Georgia beberapa waktu lalu akan lebih meningkatkan hubungan bilateral kedua negara. Lebih lanjut, Dubes RI Kyiv juga menyampaikan rencana kunjungan delegasi bisnis RI yang akan bertemu dengan pihak bisnis terkait di Tbilisi pada bulan Mei 2016. Diharapkan pula para pelajar Georgia dapat pula turut serta dalam program Darmasiswa.

Presiden Giorgi Margvelashvili menyampaikan apresiasinya atas peran Dubes RI Kyiv dalam peningkatan aktifitas hubungan kedua negara dan sekiranya Indonesia dapat segera menempatkan perwakilan diplomatik di Tbilisi. Presiden Margvelashvili berharap terus berlanjutnya hubungan di bidang budaya ataupun B to B dan berharap adanya investasi di Georgia mengingat Georgia memiliki potensi seperti low level of taxation, rendahnya tingkat kriminalitas, peringkat bisnis yang bagus, memiliki perdagangan bebas dengan Rusia, UE dan negara di kawasan lainnya. Terkait Darmasiswa, Presiden Georgia akan meneruskan informasi tersebut ke Kementerian Pendidikan.

Pada hari yang sama, Dubes RI Kyiv juga melakukan pertemuan perpisahan dengan Deputi Menlu Georgia, H.E. Mr. David Jalagania di Kemlu Georgia. Deputi Menlu Jalagania menyampaikan apresiasi yang tinggi atas peran Dubes Niniek dan bangga menerima Dubes yang berdedikasi telah ditempatkan bagi negaranya. Pada pertemuan tersebut kedua pihak membahas berbagai hal terkait hubungan bilateral dan mencatat adanya peningkatan hubungan kedua negara di bidang politik, ekonomi dan budaya.

*****