Resepsi Diplomatik Peringatan Hari Kemerdekaan ke-68 di KBRI Kuwait

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

?

KBRI Kuwait mengadakan perayaan Resepsi Diplomatik dalam rangka Peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan ke-68 RI yang diadakan di Hotel Regency Kuwait pada tanggal 6 November 2013. Hadir sebagai Tamu Kehormatan adalah Menteri Negara Perencanaan Pembangunan dan Menteri Negara urusan Majelis Nasional Dr. Rola Dashti serta dipenuhi oleh kurang lebih 300 tamu undangan dari pejabat Pemerintah Kuwait, kolega diplomatik, pelaku usaha dan mitra terkait KBRI Kuwait lainnya. Pangeran Mahkota dan Perdana Menteri Kuwait yang tidak bisa hadir dalam kesempatan ini mengirimkan karangan bunga ucapan selamat kepada KBRI atas penyelenggaraan acara tersebut.

 

Dalam acara ini, kegiatan dimulai dengan pemutaran lagu kebangsaan Kuwait dan dilanjutkan dengan lagu ”Indonesia Raya”. Sesuai dengan kebiasaan di Kuwait, acara kemudian dilanjutkan dengan pemotongan kue sebagai tanda perayaan ini dimulai yang dilakukan bersama oleh Dubes Ferry Adamhar bersama dengan Menteri Rola Dashti. Dalam kesempatan dialog, secara khusus, Menteri Dashti menyampaikan bahwa Kuwait mengharapkan hubungan konstruktif dengan Indonesia di berbagai bidang ekonomi dan politik serta keyakinannya bahwa hubungan kedua negara akan semakin erat di masa mendatang.

 

KBRI Kuwait memanfaatkan kesempatan ini untuk melakukan promosi Indonesia kepada para hadirin baik dalam bentuk pemberian brosur informasi pariwisata maupun kesempatan bisnis dan investasi serta suguhan beragam kuliner Indonesia seperti: soto ambengan, rendang, gado-gado, es cendol maupun nasi goreng khas Indonesia. Banyak pengunjung yang memberikan pujian dan sanjungan mengenai kelezatan hidangan tersebut dan ini bisa menjadi awal bagi ketertarikan mereka untuk mengenal Indonesia lebih lanjut.

 

Penyelenggaraan Resepsi Diplomatik tahun ini berjalan dengan baik dan mendapat apresiasi bukan saja dari kalangan Pemerintah Kuwait tetapi juga mitra KBRI lain di wilayah akreditasi. Acara ini juga mendapat liputan luas dari media di Kuwait baik yang berbahasa Inggris maupun Arab.

 

Dalam hubngan bilateral RI-Kuwait, saat ini menunjukkan hubungan yang semakin erat dan meningkat di segala bidang. Di bidang perdagangan, volume perdagangan kedua negara saat ini mencapai US$ 2,4 milyar, jumlah wisatawan Kuwait ke Indonesia naik 35 persen, terdapat penerbangan langsung Kuwait-Jakarta sebanyak 8 kali per hari, pemberian fasilitas Visa Kunjungan Saat Kedatangan bagi warga Kuwait ke Indonesia, dan semakin banyaknya investasi Kuwait di Indonesia.

 

 

KBRI Kuwait, 10 November 2013