Kemeriahan Kegiatan Iedul Adha di Kuwait

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

?Tidak kurang dari 700 warga Indonesia hadir untuk merayakan dan meramaikan kegiatan dalam rangka Iedul Adha 1434 H pada tanggal 10 Dzulhijjah 1434 H atau bertepatan dengan 15 Oktober 2013. KBRI Kuwait bersama dengan Pengurus Masjiid Indonesia serta didukung oleh seluruh unsur masyarakat Indonesia yang ada di Kuwait telah bersama-sama mengadakan sholat Iedul Adha dan merayakan hari raya tersebut dengan kegiatan pentas anak Muslim yang diadakan di Masjid Indonesia, Riggae, Kuwait.

 

Dalam kegiatan utama berupa sholat Ied berjamaah, khatib Ustadz Ahmad Haidar Alwi, warga Indonesia yang menjadi guru di sekolah Kuwait, menyampaikan pesan dalam khotbahnya bahwa peringatan Iedul Adha ini adalah momentum untuk mengambil pelajaran penting dari syariah berkurban yang diangkat dari kisah  pengorbanan Nabi Ibrahim untuk menyembelih putranya Ismail sebagaimana diceritakan dalam Surt As-Shaffat: 100. “Pengorbanan Nabi Ibrahim untuk memberikan apa yang paling dicintainya merupakan tauladan bagaimana agar kita rela memberikan yang terbaik untuk beribadah kepada Allah,” ujarnya. Namun, lebih lanjut Ustadz Ahmad Haidar Alwi menegaskan bahwa meskipun dengan iman dan taqwa akan memberikan kebahagiaan bagi manusia tetapi kebanyakan dari kita mengingkari hal tersebut, sebagaimana disitir Allah dalam Surat Al-A’raf: 96.

 

Mengawali rangkaian kegiatan perayaan, Pengurus Masjid Indonesia menyatakan bahwa kegiatan peringatan Iedul Adha ini adalah momentum untuk menjadikan masjid Indonesia sebagai pusat kegiatan bagi umat Islam Indonesia khususnya. Pengurus telah membuat kegiatan yang tidak saja berupa peringatan hari raya tertentu tetapi juga beragam kegiatan yang dilakukan rutin untuk semua warga Indonesia di Kuwait. Sementara, mewakili Dubes RI, Kepala Kanselerai KBRI Kuwait menyatakan bahwa peringatan Iedul Adha ini adalah satu kesempatan untuk meningkatkan persatuan warga Indonesia di Kuwait sekaligus di sisi lain sebagai titik tolak untuk terus bagi KBRI agar dapat meningkatkan pelayanan bagi warga Indonesia.

 

Dalam perayaan, masyarakat yang hadir disuguhi beragam makanan dan minuman khas Indonesia berupa opor ayam dan gule kambing yang disediakan secara bersama oleh warga. Di panggung kegiatan, warga disuguhi beragam unjuk kebolehan dari anak-anak Indonesia yang berada di berbagai daerah di Kuwait. Berbagai ketrampilan anak-anak mulai dari kemampuan menghafal surat dalam al Qur’an hingga pentas kesenian operet yang ditampilkan mendapat apresiasi dan sambutan hangat dari masyarakat yang hadir. Pementasan ketrampilan anak tersebut bukan saja positif bagi anak yang tampil sebagai sarana untuk menunjukkan kemajuan yang diraih selama pembelajaran di Kuwait kepada orang tua masing-masing tetapi di sisi lain juga sebagai pemotivasi agar anak-anak lain dapat mengikuti jejak mereka dalam mendapat pelajaran dan nilai tambah di negeri Kuwait ini khususnya dalam bidang ilmu keagamaan, selain kegiatan rutin bersekolah formal.

 

Masjid Indonesia di Riggae merupakan fasilitas yang diberikan oleh Pemerintah Kuwait kepada masyarakat Indonesia. Berada di lingkungan komplek pemerintahan Public Authority for Youth and Sport di Riggae, masjid telah menjadi tempat bukan saja untuk masyarakat Indonesia tetapi juga untuk masyarakat dari negara lain. Selain kegiatan rutin sholat wajib 5 waktu sholat juga diadaka sholat Jum’at dengan khutbah dalam bahasa Indonesia. Selain itu, setiap hari juga diadakan pengkajian al qur’an bagi anak-anak dan dewasa serta program hafalan qur’an bagi yang berminat. (Sumber : KBRI Kuwait)