Keceriaan Chap Goh Mei (Chinese Valentines’ Day) di Kuching

KJRI Kuching telah menghadiri pelaksanaan perayaan Chap Goh Mei pada tanggal 11 Februari 2017 yang diselenggarakan oleh Dewan Bandaraya Kuching Utara (DBKU) bekerja sama dengan Kuching Samarahan Serian Chinese Association, Kuching Chinese General Chamber of Commerce and Industry, Federation of Kuching Community Association, Indian Street Merchants Association, Plaza Merdeka and the Waterfront Hotel. Acara tersebut dihadiri oleh Gubernur Sarawak, Tun Pehin Sri Haji Abdul Taib Mahmud berserta istri dan Ketua Menteri, Datuk Amar Abang Haji Johari Tun Abang Haji Openg.

Perayaan Chap Goh Mei tahun 2017 memiliki tema "Unity As One" yang menekankan keragaman budaya dan keanekaragaman etnis yang dimiliki oleh Sarawak. Sarawak merupakan daerah percontohan masyarakat yang multi budaya yang hidup harmonis di Malaysia. Oleh karena itu,pihak penyelenggara mengajak semua etnis yang berada di Sarawak untuk merayakan Chap Goh Mei yang perayaannya berpusat di kawasan Waterfront Kuching.

Perayaan Chap Goh Mei kali ini diisi dengan berbagai atraksi kesenian seperti lion and dragon dances, tradisi melempar jeruk ke laut, pertunjukan Wushu, tarian dari anak-anak SJK Chunghua No. 2 dan 3, Chinese orchestra dan ditutup dengan pesta kembang api.

Melempar jeruk ke laut/sungai merupakan tradisi menarik pada setiap perayaan Chap Goh Mei. Chap Goh Mei dikenal juga sebagai Hari Kasih Sayang Cina (Chinese Valentines' day), dimana setiap wanita lajang akan melempar jeruk ke laut/sungai dengan harapan akan menemukan pasangan yang terbaik. Melempar jeruk pada malam perayaan Chap Goh Mei juga melambangkan bahwa wanita tersebut telah siap untuk menikah. Tradisi melempar jeruk ini dipercayai bermula bukan di China melainkan di Penang, Malaysia.