Kalimantan Barat menyediakan peluang bisnis yang besar

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Acting Konsul Jendral Republik Indonesian di Kuching, Rafail Walangitan menghadiri seminar yang diselenggarakan oleh Malaysia External Trade Development Corporation (MATRADE) pada tanggal 13 april 2010. Dalam seminar tersebut Acting Konsul, Rafail menjelaskan mengenai peluang dan kesempatan dalam menjalankan bisnis di Kalimantan Barat. Pemerintah Kalimantan Barat telah membangun beberapa pusat pengembangan industri di sekitar perbatasan.


Beberapa pintu perbatasan menjadi fokus dalam pembangunan industri anatara lain Sambas, Bengkayang, Sanggau, Sintang and Kapuas Hulu, tiap daerah memiliki karakteristik tersendiri yang menyediakan sumber bahan mentah untuk industri yang bermacam macam seperti industri kayu, proses makanan, produk hasil hutan, dan eco-wisata. “Ini adalah kesempatan yang besar bagi pengusaha Sarawak khususnya dan kedua negara dapat bekerjasama memberikan perhatian pembangunan di wilayah perbatasan"


Dalam pidatonya pada seminar tersebut, Acting Konsul Jenderal, Rafail menyebutkan Sarawak dan Kal-Bar dapat bekerjasama di dalam usaha bisnis dan pembangunan ekonomi yang saling menguntungkan. “Kalimantan Barat dapat mendukung Program Sarawak Corridor of Renewable Energy (SCORE) dalam hal menyediakan tenaga kerja terampil dan Sarawak dapat melakukan investasi di Kalimantan Barat dimana merupakan provinsi terbesar ke-empat di Indonesia dimana masih banyak peluang bisnis yang terbuka di sana anatara lain sektor pertanian, perkebunan, perikanan, tambang, pariwisata dan pembangunan infrastruktur. Pemerintah Kal-Bar sendiripun telah mengambil langkah untuk meningkatkan investasi asing dengan cara menjaga kestabilan politik, memerangi korupsi dan memperbarui kebijakan investasi di wilayah Kal-Bar