Malaysia

NEGERI SARAWAK
I   PROFILE    
    A. NAMA RESMI : NEGERI SARAWAK
    B. BENDERA NEGERI :  bendera sarawak
         
    C. IBU KOTA : KUCHING
    D. MERDEKA TANGGAL : 16 SEPTEMBER 1963
    E. BENTUK NEGERA : NEGARA BAGIAN (DALAM FEDERASI MALAYSIA)
    F. NAMA TUAN YANG TERUTAMA (TYT)/ : TYT TUN TAN SRI PEHIN SRI HAJI ABDUL TAIB MAHMUD
      YANG DIPERTUA NEGERI/  


      KEPALA NEGARA BAGIAN  
         
         
         
    G. KETUA MENTERI/ KEPALA PEMERINTAHAN : YAB. DATUK PATINGGI TAN SRI (DR) HAJI ADENAN SATEM
          cm passport size pict.jpg


         
         
    H. HARI NASIONAL : 31 AGUSTUS (HARI MERDEKA)
          16 SEPTEMBER (PEMBENTUKAN FEDERASI MALAYSIA)
    I. AGAMA : ISLAM ADALAH AGAMA FEDERASI
    J. BAHASA :

BAHASA MALAYSIA (BAHASA RESMI)

          BAHASA INGGRIS (DALAM BIDANG HUKUM DAN PERADILAN)
    K. LUAS WILAYAH : 124,449.5 KM PERSEGI, (SEBAGAI PERBANDINGAN LUAS PULAU JAWA +/- 135,000.00 KM, DAN LUAS SEMENAJUNG MALAYSIA +/- 130,000.00 KM
    L. PEMBAGIAN WILAYAH : Sarawak terdiri dari 11 daerah yang disebut Bahagian (Divisions) yang dipimpin oleh Residen, yaitu Kuching, Samarahan, Sri Aman, Betong, Sarikei, Mukah, Sibu, Kapit, Bintulu, Miri dan Limbang.
    M. PERBATASAN :
  • Utara - Laut Natuna, Laut China Selatan dan Brunei Darussalam;
  • Timur - Sabah;
  • Barat - Kalimantan Barat, Pulau Sarasan (Indonesia);
  • Selatan - Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur (Indonesia
    N.
    40% wilayah Malaysia adalah Negeri Bagian Sarawak.
           
 

2.

DEMOGRAFI PENDUDUK
           
    a.
    Jumlah penduduk Sarawak: 2.420.009 jiwa (estimasi statistik dari Jabatan Perangkaan Malaysia thn. 2010)
    b.
    Tingkat pertumbuhan penduduk 2.24% (antara 1991-2000) dan tingkat kepadatan penduduk 19.4 per km² (thn. 2010)
    c.
    Komposisi etnis: Iban (30%), Cina (26,5%), Melayu (23,1%), Bidayuh (8,4%), Melanau (5,8%), lainnya (6,3%)
    d.
    Mayoritas penduduk beragama Kristen, Buddha, Tao, dan Islam.
       
  3.

SISTEM PEMERINTAHAN

       
    a.
    Pemerintahan Sarawak berdasarkan kepada 2 konstitusi, yaitu konstitusi Negeri (Negara bagian/otonomi wilayah), dan Konstitusi Federal (Perlembagaan Negeri dan Perlembagaan Persekutuan).
    b.

Partai Koalisi Yang Berkuasa saat ini adalah :

Koalisi Barisan Nasional (BN) yg terdiri dr PBB (Partai Pesaka Bumiputera),SUPP (Sarawak United People’s Party), SPDP (Sarawak Progresive Democratic Party), dan PRS (Partai Rakyat Sarawak).

    c.

Partai Oposisi adalah sebagai berikut :

Koalisi Partai oposisi disebut Pakatan Rakyat, yang terdiri dari DAP (Democratic Action Party), PKR (Parti Keadilan Rakyat), SNAP (Sarawak National Action Party) dan PAS (Partai Islam Se-Malaysia).

       
  4.

FAKTA KHUSUS MENGENAI NEGERI SARAWAK

       
    a.
    Sarawak merupakan wilayah yang memiliki kekhususan, seperti yang tercantum pada Malaysian Agreement tahun 1963.
    b.
    Untuk memasuki wilayah Sarawak, penduduk dari luar Sarawak, termasuk dari Negara bagian Malaysia lainnya, harus menunjukkan passport mereka.
    c.
    Hanya pengacara yang berasal dari Sarawak yang dapat melakukan praktek di Sarawak, pengacara yang berasal dari wilayah lain (seperti Semenanjung Malaysia) tidak diperbolehkan untuk praktek di Sarawak.
       
       
II.  

KOTA KUCHING, IBUKOTA NEGERI SARAWAK

       
      kota kuching
    -
    Merupakan area urban terbesar keempat setelah Kuala Lumpur, Penang dan Johor Bahru.
    -
    Penduduk Kuching mayoritas adalah orang Cina, Melayu, Iban dan beberapa kelompok etnis lain.
    -
    Mayoritas penduduk Kuching menggunakan bahasa Melayu dan bahasa Inggris.
       
   

BERKUNJUNG DAN TINGGAL DI KUCHING

    -
    Kota Kuching merupakan salah satu kota terbersih dan tersehat di Malaysia, hal ini diakui oleh PBB dan WHO.
    -
    Transportasi umum di Kuching berupa bus umum, baik yang memiliki AC maupun tidak dengan tarif yang cukup murah antara RM1.80 hingga RM2.30.
    -
    Tersedia juga taksi, namun harganya cenderung mahal, dan mayoritas taksi tidak menggunakan meteran (walaupun sebenarnya mereka memilikinya tetapi tidak digunakan).
    -
    Kendaraan pribadi, khususnya mobil, menjadi pilihan utama dari penduduk Kuching, mengingat efektivitas dan juga efisiensi. Sesama anggota ASEAN, warga Negara Indonesia dapat menggunakan SIM untuk mengendarai mobil di Malaysia, dan juga memiliki sistem berkendara yang mirip dengan Indonesia.
    -
    Tingkat kepadatan jalan di Kuching tergolong rendah, kemacetan terjadi saat jam berangkat dan pulang kantor dan sekolah.
    -
    Harga properti di Kuching tergolong cukup murah, dan sekarang mulai banyak dibangun daerah perumahan baru.
    -
    Bagi para muslim, tempat makan di Kuching (dan juga Sarawak) banyak yang menjual makanan non-halal, maka pilihlah tempat makan yang memiliki sertifikat halal.