Mustika Ratu Bisnis Spa di Kuala Lumpur

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Setelah hadir dengan sistem waralaba di tiga kota wisata Malaysia (Langkawi, Genting dan Kijal Terengganu), Mustika Ratu merambah di Kuala Lumpur dalam bisnis spa dengan melakukan investasi secara langsung. Peresmian Taman Sari Royal Heritage Spa dan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Mooryati Sudibyo ini dilakukan oleh Menteri Wanita, Keluarga dan dan Pembangunan Masyarakat Malaysia Datuk Seri Shahrizat Jalil tanggal 30 Nopember 2009.


Kehadiran Mustika Ratu dengan Taman Sari Royal Heritage Spa dan Lembaga Pendidikan dan Pelatihannya di Malaysia memang dinantikan. Beberapa artis dan sosialita Malaysia menyempatkan hadir dalam pembukaan tersebut bersama Duta Besar RI untuk Malaysia, Tan Sri Da’i Bachtiar, Wakil Menteri Sumber Daya Manusia, Datuk Maznah Mazlan, Puteri Indonesia dan media massa.


Selain berfungsi sebagai oasis kehidupan masyarakat urban yang tidak hanya diminati para wanita dan kalangan eksekutif metropolitan, bisnis spa di Malaysia sudah menjadi bagian komoditi d industri pariwisata, yang mampu menarik lebih 20 juta wisatawan asing. Dari data yang ada, para pelanggan spa di Malaysia terdiri 46 % warga setempat dan 54 % adalah orang asing. Total pendapatan industri Spa di Malaysia mencapai RM 27 juta per tahun. Mustika Ratu sebagai salah satu pelopor industri Spa di tanah air, cukup jeli membuka peluang untuk meraih keuntungan di Malaysia.

Menteri Shahrizat Abdul Jalil dalam sambutannya mengatakan bahwa, produk Mustika Ratu sudah menjadi ‘brand name household’ keluarga Malaysia sejak lama. Dengan dibukanya Spa Mustika Ratu dan Lembaga Pendidikan dan Pelatihannya. diharapkan makin banyak wanita Malaysia akan mengikuti pelatihan dalam bidang kecantikan, selain untuk meningkatkan ketrampilan diri sekaligus berpeluang menjadi usahawan di bidang bisnis spa.


Selain itu, Menteri Shahrizat menegaskan bahwa, dengan dibukannya fasilitas Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Mooryati Sudibyo, sekaligus merupakan momentum untuk merevitalisasi kerjasama Kementerian Pembangunan, Wanita, Keluarga dan Masyarakat dengan Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, terkait dengan MoU th 2003 diantara kedua Kementerian dimaksud.


Duta Besar RI untuk Malaysia, Dai Bachtiar menyambut baik langkah Mustika Ratu yang telah melakukan investasi langsung di Malaysia, dan diharapkan dapat meningkatkan hubungan kedua negara di masa mendatang. Melalui jalur pendidikan dan pelatihan seperti yang akan dilakukan Mustika Ratu, selain merupakan investasi masa depan, kegiatan ini akan lebih meningkatkan hubungan dan saling pengertian antara kedua bangsa.