Duta Besar Herman Prayitno Kembali Bertatap Muka dengan Masyarakat Indonesia di Malaysia

Jajaran KBRI Kuala Lumpur, dipimpin oleh Duta Besar Herman Prayitno, kembali bertatap muka dan berkomunikasi langsung dengan masyarakat Indonesia yang tinggal di Kuala Lumpur, Malaysia. Duta Besar Herman Prayitno merasa senang dengan tatap muka ini karena dengan acara seperti beliau dapat mengetahui kondisi nyata permasalahan yang ada di masyarakat.

Acara yang diadakan oleh sebuah organisasi masyarakat Indonesia di Malaysia pada hari Minggu, 25 November 2012 ini dihadiri juga oleh Wakil Kepala Perwakilan Mulya Wirana, Minister Counsellor Penerangan, Sosial Budaya Suryana Sastradiredja, Minister Counsellor Ekonomi Hendra Pratama, Atase Tenaga Kerja Agus Triyanto.

Pada kesempatan tersebut tatap muka ini diadakan juga sesi tanya jawab antara masyarakat dengan jajaran KBRI Kuala Lumpur. Beberapa hal penting sempat dibahas dalam sesi tanya jawab tersebut antara lain kejelasan ijin kerja 6P (pemutihan) bagi Tenaga kerja Indonesia illegal, dan pengesahan perkawinan (isbat). Menurut informasi. banyak pekerja yang telah mengikuti proses 6P (pemutihan) dan telah membuat paspor baru kemudian tertipu oleh para agen pembuat ijin kerja 6P dimana visa ataupun ijin kerjanya tidak kunjung didapatkan walaupun biayanya telah lunas dibayarkan.

Dubes Herman Prayitno meminta masyarakat Indonesia yang memiliki informasi penipuan semacam itu agar dapat melaporkan secara resmi ke KBRI sehingga akan ada kejelasan nama agensi ataupun nama-nama orang yang akan diminta pertanggungan jawabnya. Berdasarkan informasi inilah selanjutnya KBRI dapat mengambil tindakan, jelasnya. Beliau juga menegaskan bahwa KBRI Kuala Lumpur akan menemui dan membahas masalah tersebut dengan Kementerian Dalam Negeri Malaysia, sehingga diharapkan pihak-pihak terkait penipuan dapat ditindak selain juga mendapatkan kejelasan mengenai ijin kerja 6P.

KBRI Kuala Lumpur mengharapkan organisasi-organisasi masyarakat ini dapat menjadi kepanjangan tangan KBRI dalam rangka mencarikan informasi mengenai permasalahan yang terjadi dan menyampaikan informasi tersebut secara cepat dan efektif. Organisasi ini pun dapat menjadi mitra KBRI dalam penyampaian informasi dari KBRI atau Pemerintah RI kepada para anggotanya maupun masyarakat Indonesia di Malaysia. KBRI Kuala Lumpur pun menegaskan bahwa hal tersebut harus dilaksanakan dengan niat baik, tanpa pamrih dan demi manfaat bersama.

​​