Dubes RI Hadiri Peringatan Maulidur Rasul 1436 H bersama Komunitas Masyarakat Aceh dan Bawean di Malaysia

​ Kegiatan yang dilaksanakan di Kampung Baru Kuala Lumpur tersebut dihadiri oleh ratusan warga keturunan Aceh yang tinggal di Kuala Lumpur dan sekitarnya serta masyarakat lokal. Peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW yang sudah menjadi agenda rutin tahunan tersebut berlangsung meriah dan disemarakkan oleh nasyid serta shalawat.Peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW yang sudah menjadi agenda rutin tahunan tersebut berlangsung meriah dan disemarakkan oleh nasyid serta shalawat.

Dalam sambutannya, Dubes Herman menyampaikan pentingnya umat muslim meneladani akhlaqul karimah Nabi Muhammad SAW. Menurut beliau, tradisi masyarakat Aceh di yang selalu memperingati hari kelahiran Rasulullah SAW hingga 3 bulan sejak 12 Rabbiul Awal telah menunjukkan kecintaan masyarakat muslim Aceh terhadap figur Nabi dan junjungan umat Islam tersebut.

Nampak hadir pula dalam peringatan Maulidur Rasul Menteri Wilayah Persekutuan dan Kesejahteraan Bandar, YB Datuk Seri Tengku Adnan bin Tengku Mansor, Bupati Bireuen, Ruslan M. Daud dan sejumlah tokoh politik maupun tokoh masyarakat di Kuala Lumpur.
Pada kesempatan tersebut, Presiden Komuniti Masyarakat Aceh Malaysia, Tuan Haji Mansur Bin Usman mengungkapkan bahwa di wilayah semenanjung Malaysia terdapat kurang lebih 500,000 warga negara Malaysia yang merupakan keturunan Aceh dan 200,000 diantaranya merupakan usahawan kecil dan sederhana yang telah menjalankan usaha bisnisnya sejak 30 tahun lalu.
Sementara itu, Menteri Wilayah Persekutuan dan Kesejahteraan Bandar, Tengku Adnan mengapresiasi warga keturunan Aceh di Malaysia yang turut mendukung keberlangsungan hubungan baik antara warga Indonesia dan Malaysia. Menurut Tengku Adnan, yang juga merupakan Penaung Komuniti Persatuan Masyarakat Aceh dan Melayu rasa saling bahu-membahu telah ditunjukan oleh masyarakat Aceh saat membantu korban banjir Malaysia senilai RM 150.000 sebagai balas budi atas bantuan masyarakat Malaysia saat Aceh ditimpa musibah gempa dan tsunami tahun 2004 silam.
Memanfaatkan momen peringatan Maulidur Rasul ini, panitia penyelenggara juga memberikan santunan kepada sejumlah anak-anak yatim keturunan Aceh dan pelajar Aceh berprestasi serta melakukan penandatanganan prasasti rencana pembangunan mushola yang akan dibangun disekitar Kampung Baru.
Pada hari yang sama, Komunitas Bawean Rantau Malaysia juga memperingati Maulidur Rasul dengan tema “Rasulullah Pencetus Transformasi Perpaduan Ummah” di Gombak,  Kuala Lumpur. Dubes Herman yang juga hadir dalam kegiatan tersebut turut menyimak ceramah agama yang menghadirkan Ustazah Noor Laila Zakaria Panelis TV Al Hijrah Malaysia dan KH Syamsul Arifin Nababan dari Ponpes Annabak Center Jakarta.

(Sumber: KBRI Kuala Lumpur)