Keamanan Warga Negara Malaysia di Indonesia

9/1/2009

 

No. 12/PR/IX/2009

 

  1. Peristiwa ‘sweeping’ yang terjadi pada dasarnya merupakan respon dari berbagai rangkaian peristiwa / isu yang terjadi sebelumnya. Peristiwa tersebut dilakukan oleh sekelompok kecil masyarakat Indonesia yang masih merasa kurang puas terhadap upaya Pemerintah Indonesia mengatasi isu yang timbul dalam hubungan Indonesia – Malaysia. Pemerintah Indonesia telah mengambil berbagai langkah antara lain melalui jalur diplomasi, dan menyampaikan surat protes.
  2. Demonstrasi merupakan bagian dari ekspresi demokrasi di Indonesia sekarang. Namun tentu, pelaksanaannya harus beretika dan tetap berada dalam koridor hukum dan peraturan yang berlaku. Terkait dengan hal tersebut di atas, Presiden Republik Indonesia telah memberikan pernyataan bahwa peristiwa ‘sweeping’ yang terjadi sebagai tindakan berlebihan. Kepolisian RI telah melakukan langkah pencegahan dengan memeriksa pelaku ‘sweeping’.
  3. Warga negara Malaysia di Indonesia akan dijamin keamanannya oleh Pemerintah Indonesia. Pelajar, pelaku bisnis dan wisatawan Malaysia di Indonesia tidak perlu merasa khawatir untuk datang ke Indonesia.
  4. Pemerintah Indonesia maupun Malaysia sepakat untuk tetap menjaga dan meningkatkan hubungan Indonesia – Malaysia. Permasalahan yang timbul akan diselesaikan melalui mekanisme dan jalur yang ada, baik antar pemerintah (government to government), antar pelaku bisnis (business to business) dan antar warga masyarakat (people to people).

Kuala Lumpur,    September 2009