Surat Edaran Kepala BNP2TKI Tentang Pelayanan Penerbitan Kartu Tenaga Kerja Luar Negeri (KTKLN)

8/2/2011

 

SURAT EDARAN

KEPALA BADAN NASIONAL

PENEMPATAN DAN PERLINDUNGAN TENAGA KERJA INDONESIA

NOMOR : SE.02/KA/V12011

 

TENTANG

 

PELAYANAN PENERBITAN KARTU TENAGA KERJA LUAR NEGERI (KTKLN)

 

 

Dalam rangka pengendalian penempatan TKI dan untuk memastikan bahwa TKI yang berangkat bekerja ke luar negeri telah memenuhi persyaratan maka setiap TK! wajib memiliki Kartu Tenaga Kerja Luar Negeri (KTKLN) sebagaimana diamanatkan dalarn UU No. 39 Tahun 2004 tentang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri.

 

Selanjutnya, untuk melaksanakan UU tersebut dan Permenakertrans Nomor 14/MEN/X/2010 tentang Pelaksanaan Penempatan dan Perlindungan TKI di Luar Negeri serta memperhatikan Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak Nomor SE.141/PJ/2010 tentang Pembebasan Fiskal Luar Negeri, maka diminta kepada seluruh PPTKIS dan TKI yang bekerja secara Perseorangan memperhatikan ketentuan-ketentuan sebagai berikut :

 

 

A.   UMUM

 

1.   KTKLN merupakan kartu identitas bagi TKI  dan sekaligus sebagal bukti bahwa TKI yang bersangkutan telah memenuhi prosedur untuk bekerja ke luar negeri dan berfungsi sebagai instrumen perlindungan baik pada masa penempatan (selama bekerja di luar negeri) rnaupun pasca penempatan (setelah selesal kontrak dan pulang ke tanah air).

 

2.   KTKLN berbentuk smartcard chip microprocessor contactiess dan menyimpan data digital TKI yang dapat di update dan dibaca card reader.

 

 

B.   TATA CARA MEMPEROLEH KTKLN

 

I.    KTKLN dapat diperoleh di Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) di seluruh Indonesia dengan ketentuan sebagai berikut :

 

1.  Bagi TKI yang ditempatkan oleh Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS) harus melampirkan :

a.   paspor

b.   visa kerja

c.   kartu peserta asuransi TKI (KPA)

d.   surat keterangan telah mengikuti Pembekalan Akhir

      Pemberangkatan (PAP)

e.   bukti pembayaran DP3TKI (Dana Pembinaan Penempatan

      dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia)

 

2.  Bagi TKl yang ditempatkan oleb perusahaan untuk kepentingan sendiri harus melampirkan :

a.   paspor

b.   visa kerja

c.   kartu peserta asuransi TKI (KPA)

d.   surat keterangan telah mengikuti Pembekalan Akhir

      Pemberangkatan (PAP)

e.   bukti pembayaran DP3TKI (Dana Pembinaan Penempatan

      dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia)

 

3.   Bagi TKI yang bekerja kembali ke majikan yang sama dalam rangka perpanjangan Kontrak Kerja (Re-Entry), harus melampirkan :

a.   paspor

b.   visa kerja

c.   kartu peserta asuransi TKI (KPA)

d.   perjanjian kerja

 

4.  Bagi TKI yang bekerja secara perseorangan/mandiri pada perusahaan berbadan hukum (sektor formal) termasuk yang bekerja di perusahaan penangkap ikan sebagai nelayan (fisherman), harus melampirkan :

a.   paspor

b.   visa kerja

c.   perjanjian kerja

 

5.  Bagi TKI perseorangan yang telah memiliki permanent residence di luar negeri atau TKI yang telah bekerja di luar negeri dan belum memiliki KTKLN termasuk Pelaut, harus melampirkan :

a.   paspor

b.   visa kerja

 

 

II.    Bagi TKI yang akan mengurus KTKLN sebagairnana dimaksud pada romawi I butir 3, 4 dan 5 yang telah berada di Bandara dan tidak sempat Iagi mengurus KTKLN di BP3TKI maka dapat mengurus KTKLN di Konter Pelayanan Penerbitan KTKLN Terminal 2 D  Keberangkatan Luar Negeri Bandara Soekarno-Hatta dan Terminal Kedatangan Internasional Ruang Pelayanan TKI Bandara Juanda Surabaya.

 

 

III.   Untuk memberikarj kemudahan dan kecepatan pelayanan penerbitan KTKLN bagi TKI sebagaimana dimaksud pada romawi I butir 3, 4 dan 5 TKI dapat melakukan registrasi data diri secara on line baik ketika berada di Iuar negeni maupun di dalam negeri melalui Aplikasi KTKLN di alamat http://ktkln.bnp2tki.go.id sehingga TKI dapat memperoleh KTKLN di BP3TKI seluruh Indonesia ataupun di Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Juanda.

 

 

IV.  KTKLN wajib divalidasi di Konter Pelayanan Penerbitan KTKLN dengan teraan cap (rubber stamp) warna rnerah di Passpor halaman 47 dan diparaf petugas validasi guna memastikan TKI yang bersangkutan akan berangkat ke Iuar negeri. Hal ini dimaksudkan agar Perwakilan RI dapat mengetahui kedalangan TKI secara realtime di negara tujuan penempatan.

 

 

V.   KTKLN berlaku selama 2 (dua) tahun dan dapat diperpanjang sesuai dengan jangka waktu perpanjanqan Perjanjian Kerja.

 

 

VI.  Untuk memperoleh KTKLN tidak dikenakan biaya apapun (cuma-cuma).

 

 

Demikian Surat Edaran ini dibuat untuk diperhatikan dan dilaksanakan.

 

                                                       Hormat kami

 

                                                       Ttd

 

                                                       Moh. Jumhur Hidayat

 

 

 

Tembusan :

1.    Menakertrans RI

2.    Dirjen Protkons Kemlu RI

3.    Dirjen Imigrasi, Kemenkumham RI

4.    Dirjen Perhubungan Laut, Kemenhub RI

5.    Dirjen Binapenta Kemenakertrans RI

6.    Para Eselon I dan II di lingkungan BNP2TKI

7.    Dirut PT (Persero) Angkasa Pura I dan II

8.    Dirut PT (Persero) Pelindo

9.    Para Kepala Kantor Adpel dan Adband di seluruh Indonesia

10.  Kapolres Bandara Soekarno-Hatta

11.  Kepala Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta

12.  Kepala BP3TKI seluruh Indonesia

13.  Kacab PT (Persero) Angkasa Pura I dan II

14.  Pimpinan Maskapai Penerbangan International

15.  Kesatuan Pelaut Indonesia