Uang Pampasan Tidak Lancar JTK Minta Bantuan ke KJRI

Pada tanggal 25 September 2017, KJRI menerima surat dari JTK terkait pengurusan pampasan pekerja WNI meninggal dunia a.n Laurens bin Aris (LBA). LBA bekerja secara resmi di Karambunai Resort dan meninggal dunia karena kemalangan yang berakibat maut, ybs meninggal dunia pada tanggal 3 September 2015.

Pada bulan April 2016, JTK telah meminta bantuan KJRI untuk menghubungi pihak keluarga untuk menyiapkan dokumen2 diperlukan untuk mencairkan pampasan pekerja. Namun sampai kini, pihak JTK masih menunggu dokumen keluarga sehingga pada tanggal 25 September 2017 kembali mengirimkan surat permohonan bantuan ke KJRI.

Dimintai penjelasannya untuk kasus ini, Konjen RI, Akhmad DH Irfan mengatakan bahwa dirinya telah menugaskan Tim Satgas dipimpin oleh Rizal Noor Pf Konsuler 2, Sekretaris Ketiga untuk datang ke karambunai resort untuk bertemu dengan pihak majikan dan juga pihak teman/keluarga yg mengetahui keberadaan keluarga di daerah asalnya di Adonara.

Didapat keterangan bahwa Sdr Paul, selaku teman/wakil keluarga, telah menyampaikan permintaan dokumen untuk pencairan pampasan ini kepada pihak istri ybs, namun  sepertinya menghadapi kesulitan dalam memenuhi persyaratan dokumen yg diperlukan.

​Selanjutnya Konjen Irfan mengatakan bahwa Tim Satgas akan melakukan lagi kontak dengan keluarga dan akan berkoordinasi untuk mendapatkan dokumen yg diperlukan. Selain itu Tim juga akan bersurat ke kepala desa setempat guna meminta bantuan pemerintah daerah dalam menguruskan dokumen.