KJRI Kota Kinabalu Adakan Lomba Apresiasi Kreasi Seni, Olahraga dan Pengetahuan Antar Learning Centre Se-Sabah

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

     Konsulat Jenderal Republik Indonesia Kota Kinabalu sebagai Pembina Learning Centre (SMP Terbuka) di Sabah, Malaysia bekerja sama dengan Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK) mengadakan kegiatan lomba Apresiasi Kreasi Seni, Olahraga dan Pengetahuan Antar Learning Centre se-Sabah bertempat di Kampus Universiti Malaysia Sabah (UMS), Kota Kinabalu tanggal 18 - 20 Juni 2011. Pelaksanaan perlombaan ini bertujuan untuk membangun silaturahmi di antara siswa-siswa learning centre yang berada di perkebunan-perkebunan sawit seluruh Sabah, mengapresiasi siswa dan guru di setiap learning centre yang telah melaksanakan proses pembelajaran selama satu tahun pelajaran, dan memotivasi siswa-siswa learning centre agar dapat menjadi yang terbaik melalui kompetisi yang sehat dan sportif.

 

     Penyelenggaraan ini sungguh luar biasa karena diadakan di luar negeri dan mendatangkan siswa yang lokasinya berjauhan antara 120 km hingga 900 km dari seluruh pelosok negeri Sabah untuk berlomba di Kota Kinabalu. Keberhasilan mendatangkan siswa-siswa learning centre yang pada umumnya belum memiliki dokumen merupakan suatu kerja keras dari panitia yang didukung penuh oleh KJRI Kota Kinabalu dan KRI Tawau melalui pendampingan dari Tawau menuju Kota Kinabalu dan  sebaliknya. Guru-guru pembimbing dari setiap learning centre dapat membawa siswa-siswa learning centre berkat adanya surat jaminan dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia Kota Kinabalu kepada general manager setiap perkebunan. Selain itu KJRI Kota Kinabalu meminta kepada pihak kepolisian di setiap daerah untuk memberikan ijin perjalanan kepada rombongan peserta dari setiap perkebunan.

                     

     Kegiatan lomba dilaksanakan di dalam kampus Universiti Malaysia Sabah dengan tujuan agar mereka lebih terkontrol dan lebih aman dibandingkan jika dilaksanakan di gelanggang olahraga di Kota Kinabalu. Disamping itu adalah untuk memberikan wawasan kepada siswa-siswa learning centre tentang megahnya sebuah perguruan tinggi, sehingga diharapkan mereka akan termotivasi untuk lebih maju dikarenakan selama ini mereka hanya bisa menyaksikan hamparan kelapa sawit  yang tak berujung.

 

     Kegiatan lomba terdiri dari 11 cabang yaitu : menyanyi, tari berpasangan, melukis, story telling, pembacaan UUD 1945, cerdas cermat, pembacaan puisi, sepak takraw, futsal,  bulu tangkis serta keterampilan. Peserta lomba terdiri dari 242 pelajar yang didampingi oleh 45 guru pembimbing. Sekolah Indonesia Kota Kinabalu sebagai sekolah induk bertindak sebagai panitia pelaksana.

 

     Pembukaan lomba dihadiri oleh Asisten Deputi Kemenko Kesra Bidang Pendidikan Dasar, Pendidikan Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat beserta Kasubditnya, Direktur Pembinaan SMP beserta staf, dosen, home staff dan local staff KJRI Kota Kinabalu, tokoh masyarakat dan undangan lain yang berada di Sabah, Malaysia yang berjumlah  lebih kurang oleh 400 orang. Siswa Sekolah Indonesia Kota Kinabalu tampil sebagai pengisi acara pembukaan meliputi tarian merak oleh 3  siswa SMP, tarian kreasi oleh 2 siswa SMP, tarian Sunda Bali oleh 5 siswa SD, dan tarian semi kolosal Asmarandana oleh 21 siswa SD dan SMP, puisi oleh siswa kelas VII SMP dan persembahan angklung oleh 45 siswa SD dan SMP SIKK. Penyajian perdana siswa SIKK sungguh luar biasa dan cukup menghibur penonton bahkan membuat merinding bulu kuduk dikarenakan sajiannya yang cukup memuaskan jika dibanding dengan usia SIKK yang baru 2,5 tahun berdirinya.

 

     Peserta lomba sangat antusias dalam mengikuti perlombaan ditambah dengan dukungan dari supporter masing-masing yang luar biasa sehingga kegiatan lomba harus dilaksanakan sampai pukul 10.30 malam untuk hari pertama dan pukul 09.00 malam untuk hari kedua. Peta kekuatan setiap perlombaan relatif merata dikarenakan hampir setiap learning centre dapat memperoleh medali. Adapun sebagai juara umum lomba apresiasi kreasi seni olahraga dan pengetahuan tahun 2011 adalah dari Learning Centre Tomanggong, Kinabatangan dengan perolehan medali 3 medali emas, 3 perak dan 4 perunggu.

 

     Lomba Apresiasi Kreasi Seni, Olahraga dan Pengetahuan Antar Learning Centre se-Sabah tahun 2011 ditutup oleh Bapak Soepeno Sahid, Konsul Jenderal RI Kota Kinabalu, dilanjutkan pemberian medali kepada setiap pemenang. Keharuan dirasakan pada saat penampilan peserta terbaik dari cabang story telling, yaitu seorang anak yang dilahirkan di tengah perkebunan sawit yang jauh dari informasi dan teknologi namun ternyata bisa menyajikan suatu cerita yang begitu menarik dengan ekspresi yang luar biasa dengan kefasihan penyampaian bahasa yang tidak kalah dengan anak-anak berprestasi di Indonesia. Tetesan air mata keharuan juga menyelimuti segenap hadirin saat dinyanyikan lagu-lagu seperti Tanah Airku, Indonesia Pusaka  dan Syukur di akhir acara. Seluruh peserta yang hadir berharap agar kegiatan ini dapat terus dilaksanakan di tahun-tahun mendatang karena sangat banyak manfaat yang dirasakan oleh seluruh siswa learning centre.

 

     Kegiatan ini diharapkan dapat membuka wawasan anak-anak bangsa di Sabah, Malaysia  dan terbuka pikirannya untuk hidup lebih maju, lebih berprestasi sehingga dapat mengangkat status sosial keluarganya dan kelak menjadi manusia-manusia yang berkualitas dan bermartabat. (Sumber : KJRI Kota Kinabalu)