Indonesian Culture Show 2011 KJRI Kota Kinabalu

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sesuai dengan rencana, KJRI Kota Kinabalu menyelenggarakan acara Indonesian Culture Show 2011 pada hari Sabtu, 9 Juli 2011 bertempat di Dewan Sri Kinabalu Tabung Haji, Kota Kinabalu. Acara yang digagas oleh Dharma Wanita Persatuan KJRI Kota Kinabalu ini bertujuan untuk penggalangan dana yang akan dimanfaatkan untuk membantu pendidikan anak-anak pekerja Indonesia yang belajar di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Sabah, khususnya PKBM Asbon dan Biah di Keningau yang kondisinya sangat memprihatinkan.

 

            Tuan Yang Terutama Yang Di-Pertua Negeri Sabah, Tun Datuk Seri Panglima Haji Juhar bin Haji Mahiruddin yang didampingi oleh Datin Seri Panglima Norlidah RM Jasni berkenan hadir sebagai tamu kehormatan. Ketua Menteri, Datuk Seri Panglima Musa Haji Aman, yang berhalangan hadir diwakilkan oleh Wakil Ketua Menteri, Datuk Seri Joseph Pairin Kitingan. Konsul Jenderal Brunei Darussalam dan Konsul Jepang juga tampak hadir di antara tamu undangan yang datang.

 

TYT yang dijemput langsung oleh Konsul Jenderal RI dan Ibu Hardini Soepeno Sahid begitu turun dari mobil, disambut oleh tarian Cucuk Lampah hingga di pintu penerimaan tamu dan dilanjutkan dengan pemberian handbouquet kepada Datin Norlidah oleh dua orang anak Indonesia putra-putri home staff. Selain itu, kelompok gamelan KJRI Kota Kinabalu juga ikut menyambut TYT dan Datin Norlidah yang didampingi oleh Konsul Jenderal RI dan Ibu menuju ruangan Dewan Sri Kinabalu.

 

            Konsul Jenderal RI dalam sambutannya menyampaikan bahwa paling tidak ada tiga tujuan yang ingin dicapai yaitu pertama, untuk mempromosikan keanekaragaman seni budaya yang dimiliki bangsa Indonesia kepada masyarakat negeri Sabah, kedua, lebih mendekatkan hubungan antara kedua negara, Indonesia dan Malaysia, khususnya negeri Sabah, tidak hanya pada tingkatan pemerintah namun yang lebih penting adalah guna mewujudkan people-to-people contact dan ketiga, penggalangan dana untuk membantu pengadaan sarana dan prasarana pendidikan dasar bagi anak-anak pekerja Indonesia yang tersebar di seluruh pelosok negeri Sabah.

 

            Konsul Jenderal RI sangat bangga dan mendukung sepenuhnya atas kegiatan yang bertujuan mulia ini sebagai wujud kepedulian bersama untuk saling bahu membahu dan saling membantu dalam kebaikan terhadap sesama manusia yang insya Allah akan menjadi amalan yang tidak terkira nilainya di hadapan Tuhan Yang Maha Kuasa.

 

            Acara yang dihadiri sekitar 300 orang tamu undangan ini, menyajikan berbagai tarian yang dibawakan oleh anak-anak Indonesia yang berasal dari Sekolah Indonesia Kota Kinabalu dan Sekolah Indonesia Kuala Lumpur, di antaranya Tari Merak, Tari Gandrung Bali, Tari Kontaminasi Kecak dan Tari Asmaradana yang mengundang applaus meriah dari undangan yang hadir. Tarian lain yang tak kalah memukau tamu undangan yang hadir adalah Tari Perpaduan 1 Malaysia yang ditampilkan oleh putra-putri keluarga besar KJRI Kota Kinabalu diiringi alunan alat musik yang dimainkan oleh anggota Dharma Wanita Persatuan KJRI Kota Kinabalu, dimana tarian ini dipadukan dengan Tari Poco-poco. Tari-tarian tersebut disuguhkan bergantian dengan penampilan peragaan busana karya Zainal Songket. Peragaan busana ini dibawakan oleh peragawati asuhan Zainal Songket, sementara peragawannya merupakan local staff KJRI Kota Kinabalu. Peragaan busana karya Zaenal Songket ini merupakan yang kedua kalinya di Kota Kinabalu, dimana sebelumnya tampil pada acara afternoon tea di Wisma Indonesia, Kota Kinabalu pada April 2010.

 

            Tamu undangan yang hadir selain tamu-tamu penting, adalah mereka yang telah dengan ikhlas memberikan donasinya untuk penggalangan dana guna membantu pendidikan anak-anak Indonesia yang ada di Sabah, diantaranya perusahaan (syarikat) Wawasan Kemajuan, PPB Oil Palms, Felda Sdn Bhd, Genting Plantation, Perkumpulan Malindo Kuala Lumpur, Celcom, MNK Employment Agency, dan Melangking Oil Palm Plantation (Sumber : KJRI Kota Kinabalu).