Malaysia

 
KETERANGAN DASAR
NEGARA BAGIAN SABAH
----------------------------
 
 

1.    Kondisi Geografis

Sabah terletak di ujung timur Malaysia dan negeri kedua terbesar dengan luas wilayah daratan 73.619 km2 dan garis pantai 1,440 km. Ibu negeri Sabah adalah Kota Kinabalu.

 

Menurut administratif, Sabah terbagi 5 wilayah:

 

·    Wilayah Pantai Barat

·    Wilayah Pedalaman

·    Wilayah Kudat

·    Wilayah Sandakan

·    Wilayah Tawau

 

 

 

 

 

2.    Kondisi Demografi

 

Jumlah penduduk Sabah 3,063,600 jiwa, dengan rincian sebagai berikut:

 

a.   Warga negara Malaysia 2,293,400 jiwa, terdiri dari

 

·       Melayu                                351,300 jiwa

·       Kadazan/dusun                  541,500 jiwa

·       Bajau                                  412,400 jiwa

·       Murut                                  101,600 jiwa

·       Bumpiputera lain                446,700 jiwa

·       Cina                                    292.700 jiwa

·       lain-lain                               147,200 jiwa

 

    b. Bukan warga negara             770,200 jiwa

    

Secara garis besar, penduduk Sabah terdiri dari 28 kelompok etnis / suku, terdiri dari; Kadazan–Dusun, Sino-Kadazan, Melayu, Murut, Bajau, Kwijau, Illanun,  Rungus, Lotud,  Tambanuo, Dumpas, Mangka’ak,  Suluk/Tausug, Ilocano, Orang Sungai, Brunei, Kedayan, Bisaya Beaufort, Tidong,  Maragang, Orang Cocos, Paitan, Ida’an,  Minokok, Rumanau, Yakan

 

Lain-lainnya adalah Filipino,  Serani, Kelompok dari Sarawak, Chabacano

 

3.    Adat Istiadat dan Budaya

 

Sabah memiliki multi suku bangsa yang secara garis besar terdiri dari suku bangsa Kadazan-Dusun, Murut, Bajau, Melayu dan Cina dengan memiliki corak budaya sendiri.

 

Mereka menggunakan bahasa suku sendiri dalam komunisi antar sesama, dan  menggunakan bahasa melayu dalam pergaulan antara etnis.

 

4.    Sistim Pemerintahan dan Politik

    

Sabah bergabung dengan Federasi Malaysia pada tanggal 16 September 1963, setelah sebelumnya melakukan referendum yang difasilitasi PBB untuk menentukan pilihan bergabung diantara negara-negara: Filipina, Indonesia dan Malaysia.

 

Kepala daerah / ketua negeri disebut Tuan Yang Terutama / TYT yang diangkat oleh Yang Dipertuan Agong Malaysia, dan ketua pemerintahan disebut Ketua Menteri (Chief Minister) yang mengetuai kabinet menteri-menteri, serta dipilih dari kalangan koalisi partai pemenang pemilu.

 

        TYT Sabah saat ini dijabat oleh Tun Datuk Seri Panglima Haji Ahmadshah Abdullah, dan Ketua Menteri Sabah adalah Datuk Seri Musa Haji Aman.

   Sabah memiliki 20 kursi parlemen/Dewan Rakyat (DPR), 5 kursi Senat/Dewan Negara (DPD) dan  60 kursi Dewan Undangan Negeri (DPRD).

 

   Terdapat beberapa partai politik di Sabah:

 

Partai Pemerintah Berkuasa / Koalisi Barisan Nasional:

· UMNO / United Malay National Organisation, mayoritas anggota etnis Melayu;

· PBS / Partai Bersatu Sabah, mayoritas anggota bumiputera non-muslim;

·     PBRS / Partai Bersatu Rakyat Sabah, mayoritas anggota bumiputera non-muslim;

· LDP / Partai Liberal Democratic, mayoritas anggota etnis cina;

·     UPKO / Pasok Momogun Kadazan dusun Murut Organisation, mayortias anggota bumiputera non-muslim;

· MCA / Malaysian Chinese Association, mayoritas anggota etnis cina;

· GERAKAN / Partai Gerakan Rakyat Malaysia, mayoritas anggota etnis cina;

 

        Partai Oposisi / pembangkang:

·     BERSEKUTU / Partai Barisan Rakyat Sabah bersekutu, mayoritas anggota Bumiputera Islam kaum Melayu;

· DAP / Democratic Action Party, mayoritas anggota etnis kaum cina;

· PAS / Partai Islam Se-malaysia, mayoritas anggota etnis kaum melayu;

· PKR / Partai Keadilan Rakyat, mayoritas anggota etnis kaum melayu;

 

Partai Bebas

· SAPP / Sabah Progressive Party, mayoritas anggota etnis kaum cina;

 

Pada Pilihan Raya Malaysia ke-13, bulan Maret 2008, Partai BN menang mayoritas dengan perolehan 58 kursi DUN dan 19 kursi Parlimen.

 

5.    Ekonomi

       

Hasil ekspor utama Sabah antara lain; minyak sawit, coklat, gas alam cair/LNG, minyak, karet, kayu balak, kayu lapis.

 

Hasil perkebunan sawit merupakan  penyumbang utama (40%) bagi pendapatan negeri Sabah atau sekitar 30% dari hasil sawit nasional Malaysia, dengan luas perkebunan sawit sekitar 1.5 juta hektar. Sektor ini memerlukan tenaga kerja yang tangguh, dan sekitar 90% perkebunan-perkebunan sawit di Sabah menggunakan TKI karena mereka diakui sebagai pekerja yang rajin dan ulet.

 

(Sumber : KJRI Kota Kinabalu)