50 Agen Perjalanan Sudan Siap Promosikan Indonesia

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Lima puluh agen perjalanan siap mempromosikan keindahan pariwisata Indonesia untuk menarik wisatawan Sudan ke Indonesia. Hal tersebut disampaikan oleh salah satu perwakilan agen perjalanan sesaat setelah menyimak tampilan promosi wisata yang disuguhkan KBRI Khartoum dalam acara Promosi Wisata Sudan-Indonesia di Villa Esaam Elsyeikh di Soba, Khartoum (5/5).

“Kami yang hadir di sini juga akan mengajak serta agen perjalanan lain di Sudan, yang jumlahnya lebih dari 1400 perusahaan jasa perjalanan, untuk mempromosikan objek wisata Indonesia kepada masyarakat Sudan”, ujar Muhammad Ibrahim, Direktur Agen Perjalanan “Allam”. 

Kepala Bagian Pariwisata Asosiasi Agen Perjalanan dan Pariwisata Sudan, Ny. Ikhlas Hasan dalam sambutannya menyampaikan bahwa acara tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan kerjasama antara Sudan dan Indonesia di bidang pariwisata. “Pada hari-hari mendatang, kami berharap terjadi peningkatan jumlah wisatawan Sudan ke Indonesia maupun wisatawan Indonesia ke Sudan secara signifikan”, tegasnya.

Saat diwawancarai oleh Blue Nile TV, Pelaksana Fungsi Pensosbud KBRI Khartoum, Muhammad Syafri menekankan pentingnya kerjasama di bidang pariwisata sebagai salah satu sarana merekatkan hubungan kedua negara. “Kedua negara perlu mencari berbagai terobosan untuk meningkatkan hubungan bilateral dan bidang pariwisata adalah salah satunya”, ujarnya.

Diakuinya, saat ini KBRI Khartoum tengah giat melakukan promosi budaya dan pariwisata Indonesia serta melakukan pendekatan kepada agen-agen perjalanan di Sudan untuk turut berperan meningkatkan wisatawan Sudan ke Indonesia. “Musim panas di Sudan yang jatuh pada bulan April-Juli merupakan saat yang tepat bagi wisatawan Sudan untuk berlibur ke Indonesia dan menikmati indahnya Indonesia”, lanjutnya lagi. Akan sangat disayangkan, jika kesiapan agen perjalanan wisata di Sudan untuk mempromosikan Indonesia tidak mendapat tanggapan yang positif dari para pengusaha pariwisata di Indonesia.

Khartoum,   Mei 2011