PBB Puji Kinerja Kontingen Garuda Bhayangkara di Sudan

2/23/2011

 

"Saya senang dengan personel Formed Police Unit (FPU) Indonesia, dari yang pertama hingga yang ketiga ini. Mereka sangat profesional, disenangi oleh UNAMID, para tamu VIP, serta Pemerintah dan masyarakat setempat. Ini lah alasan kenapa UNAMID terus berharap agar Pemerintah Indonesia dapat menambah satu kontingen FPU lagi di misi PBB ini,"  demikian disampaikan oleh Wakil Komisioner Polisi Ade Yemi, saat mengadakan kunjungan ke Kamp Internally Displaced Persons (IDP's) di Tawilla, Darfur Utara, tanggal 21 Februari 2011.  Ungkapan serupa juga telah disampaikan berkali-kali oleh Ketua Misi UNAMID Prof Gambari dalam berbagai kesempatan pertemuan dengan Dubes RI.

Menanggapi hal tersebut, Duta Besar RI untuk Sudan, Dr. Sujatmiko, saat mengadakan pertemuan dengan Personel Formed Police Units (FPU) III Garuda Bhayangkara dan Military Observer (Milobs) Indonesia, di sela-sela menghadiri undangan Joint Special Representative of UNAMID, Prof. Ibrahim Gambari, bersama-sama dengan 7 Dubes Afrika, Asia dan Amerika Latin yang terakreditasi di Sudan, meminta kepada seluruh personel FPU dan Milobs serta staf militer dan sipil dari Indonesia untuk terus meningkatkan kinerja di lapangan dan sekaligus menjadi Duta Bangsa dan menjaga citra positif yang telah diraih Polri selama ini.

"Apresiasi atas kinerja personel Indonesia ini agar terus dijaga bahkan ditingkatkan. Penghargaan ini merupakan pengakuan terhadap peran aktif kita dalam menjaga perdamaian dunia, sebagaimana diamanatkan dalam Pembukaan UUD 1945".

"Saya juga menghimbau kepada seluruh teman-teman FPU, Milobs dan staf UNAMID lainnya dari Indonesia untuk dapat terus bersatu dan menjaga nama baik Indonesia selama menjalankan tugas, serta sekaligus menjadi Duta Bangsa dengan cara mempromosikan budaya dan pariwisata Indonesia di tempat tugas masing-masing," tambah Sujatmiko.

Komandan Kontingen FPU III, AKBP Gatot Mangkurat Jomantara, menyampaikan terima kasih atas penghargaan PBB tersebut dan berjanji akan terus meningkatkan kinerja kontingennya di lapangan.

"Alhamdulillah dan terima kasih atas pengakuan UNAMID tersebut. Saya sering sampaikan kepada seluruh personel, agar pujian seperti ini dijadikan sebagai cambuk untuk terus meningkatkan kinerja di lapangan", tutur Gatot.

"Saya juga sering mendapatkan ucapan terima kasih dari tamu VIP dan Police Adviser yang dikawal oleh personel kita. Mereka mengatakan FPU Garuda sangat professional, disiplin, cepat tanggap dan selalu siap siaga dalam keadaan apapun. Hal ini membuat mereka aman dan terus meminta personel Indonesia untuk mengawal kegiatan mereka.

Gatot juga menyampaikan terima kasih atas dukungan dan fasilitasi yang dilakukan oleh KBRI selama ini terhadap FPU Garuda.

"Keberhasilan FPU Garuda menjalankan misi dan tugasnya di lapangan tidak terlepas dari dukungan dan fasilitasi penuh yang diberikan oleh KBRI Khartoum. Untuk itu, saya atas nama personel FPU menyampaikan terima kasih kepada Bapak Dubes Sujatmiko dan seluruh jajarannya yang selalu siap memberikan dukungan apapun yang diperlukan untuk suksesnya misi kami".

Hal senada juga disampaikan oleh AKP Andri Ananta Yudhistira, yang bertugas di bidang administrasi personel FPU III Indonesia.

"Kami senang dengan tanggapan positif dari UNAMID dan masyarakat Darfur selama ini. Kami akan terus bekerja semaksimal mungkin untuk mengharumkan nama bangsa dan Negara Indonesia di dunia internasional. Semua ini terwujud karena dukungan KBRI Khartoum dan Pemerintah Pusat, tutur Andri.

Andri juga mendukung usulan Dubes Sujatmiko tersebut, terutama terkait dengan perannya sebagai Duta Bangsa.

"Kami akan terus memperbanyak koleksi kebudayaan Indonesia dan dalam berbagai kesempatan akan mempromosikan pariwisata dan kesenian serta olahraga asli Indonesia kepada seluruh personel UNAMID dan masyarakat setempat. Untuk itu, kami mohon bantuan dari pihak-pihak terkait di Jakarta agar dapat memasok dengan alat-alat budaya dan pariwisata yang dibutuhkan, demikian tambah Andri.

FPU III Garuda yang bertugas saat ini merupakan kontingen ketiga yang dikirim oleh Indonesia dalam misi UNAMID sejak tahun 2008 yang lalu. FPU terdiri dari 140 personel polisi. Selain FPU, Pemri juga mengirimkan Milobs dan staf militer dan misi perdamaian di Darfur tersebut.

 El Fashir, 22 Februari 2011