KJRI Karachi: Upaya membuka peluang pasar non tradisional di Prov Sindh, Pakistan

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Untuk menunjukkan solidaritas dan meningkatkan hubungan baik yang selama ini telah terbina dengan masyarakat bisnis Karachi dan penduduk Sindh, KJRI Karachi pada tanggal 24 – 26 April 2010 telah berpartisipasi pada 4th Food, Agri & Livestock Asia 2010 International Exhibition & Conferences bekerjasama dengan importir makanan kering (biscuits) dan confectionary Pakistan yang berkedudukan di Karachi, CBC Foods.
 
Pameran 3 hari yang diselenggarakan oleh E-commerce Gateway Pakistan ini diresmikan oleh Penasihat Ketua Menteri Sindh, Sharmila Farooqui dan dihadiri beberapa dutabesar dan pejabat diplomatik. Mrs Farooqui menunjukkan apresiasinya atas partisipasi KJRI dan berkenan untuk mendengarkan penjelasan mengenai produk makanan Indonesia serta mencicipi beberapa jenis snaks Indonesia. Sebelum peresmian, telah diselenggarakan konferensi "Food Processing, Value Addition and Quality Standards". Food, Agri & Livestock Asia yang bertema "Pakistan - The Halal Kitchen of the World”. Konferensi ini sekaligus merupakan promosi industri dengan produk & inovasi terbaru dari wilayah Asia Selatan yang mempunyai peluang di pasar regional. Pembahasan kali ini mengenai perkiraan perkembangan produk makanan di pasar regional, tren utama dalam kebijakan perdagangan dan pangan, serta tren & prospek perkembangan permintaan untuk produk makanan dan pertanian;
 
Pameran tersebut menyediakan 200 stall yang dimanfaatkan oleh peserta domestik dan luar negeri antara lain dari China, Turki, Argentina, Indonesia, Rusia dan Malaysia;
 
Produk makanan impor dari Indonesia berupa biscuit dan permen sangat laris dibeli oleh pengunjung Pameran. Hal ini karena harganya yang sangat terjangkau tetapi cukup berkualitas, sesuai selera masyarakat setempat, bervariasi dan kemasannya menarik. Selain itu, snaks Indonesia seperti peyek kacang, kerupuk udang goreng, cheese stick, resoles dan kerupuk bawang goreng juga habis dibeli oleh pengunjung. Stand Indonesia juga menyediakan kecap dan sambal kemasan selain kerupuk udang, jelly, agar-agar dan produk makanan kering lainnya, yang meskipun terhitung mahal untuk ukuran masyarakat setempat, namun tetap menarik minat pembeli.
 
Meskipun pasar Pakistan mempunyai peluang yang sangat besar bagi pengembangan pasar non tradisional produk Indonesia, namun tampaknya masih belum menjadi minat atau target bagi komunitas bisnis di Indonesia. Apabila produk Indonesia ingin dikenal dan menjadi kebutuhan masyarakat setempat, maka perlu komitmen dan dukungan instansi pemerintah di pusat untuk mendorong komunitas bisnis di Indonesia memanfaatkan peluang yang tersedia di Pakistan tersebut. Hal ini mengingat negara pesaing Indonesia seperti China, Malaysia, Singapura dan negara-negara di wilayah Asia Selatan lainnya begitu agresif mempromosikan dan memasarkan produk mereka, baik berupa barang, jasa dan obyek turisme.
 
Beberapa pengusaha Karachi yang berkedudukan di Dubai mengunjungi stand Indonesia untuk menanyakan kemungkinan kerjasama perdagangan dengan pengusaha Indonesia. Produk dari Indonesia yang ingin diekspor antara lain adalah fresh ginger, garlic, nutmeg, black pepper dan fresh pineapple.
 
Partisipasi Indonesia pada Pameran ini mendapat sambutan positif dari media setempat, yaitu dimuatnya berita dan foto mengenai Indonesia di 9 media berbahasa Inggris dan 13 media berbahasa Urdu. Harian finansial terkemuka Pakistan, Business Recorder edisi 28 April 2010 menurunkan berita dengan judul “Visitors show great interest in Indonesian food products” yang menunjukkan bahwa produk makanan Indonesia mempunyai peluang yang sangat besar di pasar Pakistan, khususnya di Provinsi Sindh. Harian ini juga menyampaikan penghargaannya atas upaya yang telah dilakukan KJRI dalam mempromosikan Indonesia dengan menuliskan antara lain sbb: “The Indonesian Consulate-General has always been trying to bring more knowledge about Indonesia by attending regularly all events and functions in Karachi, displaying Indonesian products, Indonesian Traditional Foods, and Indonesian Culture Performances, so that the new generation of Pakistan could be able to know about Indonesia in a much attractive and fascinating way”.