Inovasi Pelayanan KJRI Johor Bahru di Negeri Pahang

 

Reach Out Program adalah salah satu inovasi KJRI Johor Bahru dalam pelayanan WNI/PMI khususnya keimigrasian. Sebagaimana diketahui proses pembuatan paspor dengan SIMKIM memerlukan waktu selama 3 hari kerja. Bagi yang tinggal jauh dari KJRI, pembuatan paspor seringkali mengharuskan mereka untuk menginap di Johor Bahru selama 3 – 4 hari. Hal ini berarti mereka harus mengambil cuti 3 – 4 hari dan mengeluarkan biaya untuk akomodasi selama menunggu proses paspor selesai.

 Wilayah kerja KJRI Johor Bahru meliputi 4 Negeri yaitu Johor, Melaka, Negeri Sembilan dan Pahang. Salah satu kantong WNI/PMI adalah di Negeri Pahang yang mempunyai jarak tempuh selama + 4 - 5 jam menggunakan mobil atau 6 – 7 jam apabila menggunakan transportasi umum seperti bus. Untuk pengurusan paspor di KJRI Johor Bahru, WNI/PMI yang tinggal di Pahang sering kali harus menginap di Johor Bahru atau pulang balik Pahang – Johor Bahru yang menyita waktu, tenaga dan uang.

 Dalam rangka memberikan pelayanan prima dan perlindungan kepada WNI/PMI, KJRI Johor Bahru telah melaksanakan program reach out dengan menyerahkan paspor langsung ke Pahang sehingga WNI/PMI pemohon paspor tidak perlu datang 2 kali ke KJRI atau menginap di Johor Bahru. Mereka cukup sekali saja datang untuk proses input data, wawancara, pengambilan foto biometric dan sidik jari, serta pembayaran. Bekerja sama dengan Pertubuhan Peladang Negeri Pahang (PASFA), program reach out ini dilaksanakan setiap hari Sabtu bertempat di Wisma Puriwirawan, Kuantan, Negeri Pahang mulai pukul 10:00 pagi hingga pukul 13:00 siang.

Hingga saat ini program tersebut telah berjalan sebanyak 2 kali dan telah diserahkan sebanyak 37 paspor WNI/PMI yang bekerja di wilayah Pahang dan sekitarnya yaitu Jerantut, Kuala Lipis, Triang, Muadzam Shah, Temerloh, Maran, dsb dengan jarak tempuh ke kota Kuantan + 45 menit, 1 jam hingga ada yang mencapai 3 jam (Jerantut dan Kuala Lipis). Rata – rata WNI/PMI tersebut bekerja di sektor konstruksi dan perkebunan khususnya perkebunan kelapa sawit. Sebagian besar WNI/PMI yang mengikuti program tersebut mengaku senang dan merasa terbantu dengan adanya program reach out tersebut. KJRI Johor Bahru akan senantiasa melakukan inovasi dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. (KJRIJB/SN/AWW/AFF)​