Pembebasan WNI Dari Hukuman Mati

9/10/2014

 

?SIARAN PERS

KJRI Johor Bahru

Pembebasan WNI Dari Hukuman Mati

 

 No.  013/IX/2014

 

Riah Wati, seorang warga Negara Indonesia yang diancam hukuman mati, hari ini 10 September 2014 dinyatakan bebas oleh Mahkamah Tinggi Negeri Johor. Dia diancam hukuman mati karena menurut Pasal 39 B UU Anti-narkotika Malaysia, para pembawa narkoba dapat diancam hukuman gantung sampai mati.

 

Riah tertangkap bersama 2 (dua) lelaki warga negara Nigeria dan 1 (satu) perempuan warga negara Vietnam karena diduga melakukan pengedaran obat terlarang. Ketiganya ditangkap di Jalan Kebun Teh, Johor Bahru pada tanggal 2 Desember 2013. Dalam penangkapan tersebut, polisi menemukan 1 (satu) paket plastik Narkoba jenis Shabu seberat 1000 gr di dalam sebuah mobil. Mobil tersebut merupakan milik salah seorang warga negara Nigeria yang ditangkap. Pada saat penangkapan, mereka mengaku sedang dalam perjalanan dari Kuala Lumpur dengan alasan menjemput seorang teman. Pihak polisi menyampaikan bahwa hasil dari pemeriksaan laboratorium tes urin dari Riah diketahui negatif dari pemakaian narkoba. Riah mengaku tidak mengetahui keberadaan Narkoba dalam kendaraan tersebut dan tidak mengenal dekat dengan dua rekan lainnya, karena baru berkenalan 4 (empat) hari sebelum dia ditangkap. Riah juga mengaku bahwa salah satu warga negara Nigeria yang ditangkap merupakan kekasihnya selama 1 (satu) bulan terakhir.

 

KJRI Johor Bahru terus mendampingi dan memberikan bantuan hukum selama proses penyidikan dan persidangan hingga pada akhirnya hari ini diputuskan bebas dari hukuman mati. Riah telah dibebaskan dari penjara dan saat ini berada di penampungan KJRI Johor Bahru. Dia juga dijadwalkan untuk dipulangkan kepada keluarganya di Lombok pada 16 September 2014. (Sumber: KJRI JB)