Deportasi 590 WNI/TKI-B, 29 dan 30 Oktober 2014

10/31/2014

 

?SIARAN PERS

KJRI Johor Bahru
DEPORTASI WNI/TKI BERMASALAH,
29 dan 30 Oktober 2014
 
 
No.      023 /X/2014
 
Pemerintah Malaysia pada 29 dan 30 Oktober 2014 melakukan deportasi terhadap 590 WNI/TKI Bermasalah (TKI-B) dengan rincian pada 29 Oktober 2014 dideportasi 310 WNI/TKI B yang terdiri dari 247 laki-laki dan 63 perempuan; dan pada 30 Oktober 2014 dideportasi 280 WNI/TKI B terdiri dari 202 laki-laki, 72 perempuan, 1 anak laki-laki, dan 5 anak perempuan. Lima ratus sembilan puluh orang tersebut  merupakan WNI yang ditangkap dalam operasi Pendatang Asing Tanpa Izin (PATI).
 
Pelanggaran yang dilakukan oleh WNI/TKI-B tersebut pada umumnya berupa pelanggaran keimigrasian, dan pendatang illegal murni. Mereka telah menjalani hukuman diberbagai penjara/depoh di Malaysia. Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia seperti Aceh, Sumatera Utara, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Kepulauan Riau, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat.
 
KJRI Johor Bahru telah melakukan proses identifikasi, pengecekan kewarganegaraan dan mempersiapkan kelengkapan dokumen SPRI/SPLP yang dideportasi tersebut. Mereka dipulangkan ke Indonesia menggunakan kapal ferry dari Johor ke Tanjung Pinang, Kepulauan Riau.
 
Dalam periode Januari hingga Oktober 2014, jumlah WNI/TKI B yang dideportasi melalui Johor Bahru adalah 20.017 orang. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan dengan tahun 2013 yang berjumlah 19.281 orang. (KJRI JB/ DL)