23 WNI PATI Ditangkap Pasukan Polis Marin

6/6/2017

​​​​No. 018/SP-JB/6/2017

Pasukan Polis Marin (PMM) Kota Tinggi telah menangkap 23 orang WNI yang terdiri dari 20 orang laki-laki dan 3 orang perempuan di hutan, Pantai Sungai Rengit, berhadapan dengan Pulau Che Kamat, Sungai Rengit, Kota Tinggi, Johor pada 6 Juni 2017 pukul 21.00 s/d 22.30 waktu setempat. Berdasarkan pengakuan mereka bahwa 3 orang baru akan masuk Malaysia via Batam dan 20 orang lainnya akan pulang ke Indonesia via Batam dan sedang menunggu perahu pancung.

Kedua puluh tiga orang tersebut kemudian diserahkan ke Jabatan Imigresen Negeri Johor, Malaysia di Setia Tropika dengan tuduhan pasal/akta Imigresen 1959/63 (PIN 2002) yakni gagal menunjukan dokumen pengenalan diri yang sah serta berusaha untuk keluar dari Malaysia melalui  jalur tidak resmi.

Satgas Perlindungan WNI KJRI Johor Bahru telah melakukan verifikasi data terhadap 23 orang tersebut. Dari hasil wawancara diketahui bahwa meraka rata-rata diminta membayar RM 1.200 perorang untuk pulang melalui jalur tidak resmi.

Kedua puluh tiga orang tersebut dipulangkan melalui program 3+1 pada 3 Mei 2017, dengan membayar denda RM 400 dan tidak ditahan namun tetap masuk dalam daftar hitam  (Blacklist) sehingga tidak dapat masuk ke Malaysia selama kurun waktu 5 tahun. Untuk keperluan tersebut, Satgas Perlindungan WNI KJRI Johor Bahru telah membantu menyiapkan dokumen SPLP guna pemulangan mereka ke Indonesia.

Menjelang hari raya Idul Fitri, diperkirakan banyak WNI yang Undocumented akan menggunakan jalur illegal. Untuk itu, KJRI Johor Bahru akan melakukan sosialisasi secara intensif kepada kantong – kantong masyarakat Indonesia, agar tidak menggunakan jalur illegal. (KJRI/MB/DL)