620 WNI DI DEPORTASI DARI SEMENANJUNG MALAYSIA 18-19 JULI 2017

No. 020/SP-JB/7/2017

Pemerintah Malaysia pada tanggal 18-19 Juli 2017 telah mendeportasi 620 WNI/Pekerja Migran Indonesia Bermasalah (PMI-B) yang terdiri 436 laki-laki, 174 perempuan, 6 kanak lelaki dan 4 kanak perempuan tersebut  merupakan WNI yang ditangkap dalam operasi Pendatang Asing Tanpa Izin (PATI) dan telah menjalani masa hukuman diberbagai depoh di Semenanjung Malaysia.               

Pelanggaran yang dilakukan oleh WNI/PMI-B tersebut pada umumnya berupa pelanggaran keimigrasian/overstayer, pendatang illegal murni serta tidak memiliki permit kerja. Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia diantaranya Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Kep. Riau, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat.

Satgas Perlindungan KJRI Johor Bahru telah melakukan proses identifikasi, pengecekan kewarganegaraan dan mempersiapkan kelengkapan dokumen SPRI/SPLP kepada WNI/PMI-B yang dideportasi tersebut. Mereka kemudian dipulangkan melalui satu pintu yaitu Depot Pasir Gudang Johor menuju ke Tanjung Pinang. Di Tanjung Pinang para WNI-B tersebut akan akan ditampung di Rumah Penampungan Warga Negara Indonesia Migran Korban Perdagangan Orang (RPWNI-MKPO) sebelum dipulangkan ke daerah asalnya oleh Kementerian Sosial. Deportasi yang telah dilakukan pada tahun ini, dengan jumlah keseluruhan dari bulan Januari 2017 s.d 19 Juli 2017 sebanyak 10.356 orang WNI-B. KJRIJB/MB/DL