Profil Negara Kerajaan Arab Saudi

UMUM

Nama negara

Kerajaan Arab Saudi (Kingdom of Saudi Arabia/Al-Mamlakah Al-Arabiyah As-Saudiyah).

Ibukota

Riyadh. Luasnya 1.600 km2, penduduk 6,125,180 juta tahun 2015 dan merupakan kota terbesar.

Hari nasional

23 September. Diperingati sebagai hari  bersatunya Kerajaan Arab Saudi tahun 1932 yang dipimpin oleh Abdul Aziz bin Abdul Rahman Al-Saud sebagai raja pertama.

Lagu kebangsaan

Al-Salam al-Malakiy (Salam Kerajaan).

Bendera

Berwarna hijau dengan tulisan Arab berwarna putih " Laa ilaaha illallah Muhammadun Rasulullah" yang berarti: "Tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah Utusan Allah" yang terletak di atas sebilah pedang dengan ujung menghadap tiang.

Lambang negara

Pohon kurma diapit oleh dua bilah pedang yang terletak bersilangan. Kurma melambangkan pertumbuhan dan kemakmuran, sedangkan pedang melambangkan keadilan dan kekuatan.

Bahasa

Bahasa resmi nasional adalah bahasa arab.

Agama

Agama yang dianut penduduk Arab Saudi adalah Islam (100%). Mayoritas penduduk adalah Sunni dengan mazhab  fikih Hanbali. Pengikut Shiah sekitar 5% kebanyakan di wilayah timur: Qatif, Sayhat, Safwu (dekat Dammam), dan Al-Hasa (dekat Hoffuf). Arab Saudi memilik dewan fatwa, beranggotakan para ulama yang konsen membidangi masalah keagamaan sebagai rujukan pemerintah terkait fatwa dalam hukum agama.

Suku bangsa

Arab 90%, Afro-Asia 9%, lain-lain 1%.

Mata uang

Saudi Riyal (SR) (sejak 1986 nilai tukar dipatok US$ 1= SR. 3,75; (SAR 1 = ± Rp 3.000,-). Uang kertas dengan nominal: SR 1, 5, 10, 20, 50, 100, 200 dan 500, sedangkan uang logam dengan nominal: 5, 10, 25, 50, 100 Halalah (100 Halalah = 1 Riyal).

Kalender

Penanggalan Islam (Hijriah).

Hari libur

Hari libur kerja yaitu hari Jumat dan Sabtu. Hari libur nasional yaitu hari raya Idul Fitri dan Idul Adha umumnya libur 2 (dua) minggu. Mulai tahun 2005, Pemerintah menetapkan tanggal 23 September sebagai Hari Libur Nasional, yaitu hari jadi Kerajaan Arab Saudi.

Jam kerja

Kantor pemerintah 07.30 – 14.00; pertokoan 09.00 – 22.00 (14.00 – 16.00 tutup). Seluruh toko tutup pada waktu sholat. Hari Jumat, pertokoan umumnya baru buka setelah Shalat Ashar.

Waktu

GMT +3 jam, WIB – 4 jam (Waktu Indonesia Bagian Barat 4 jam lebih cepat dari waktu Arab Saudi). Tidak ada perbedaan waktu pada wilayah Arab Saudi.

Sistem ukuran & listrik

Metrik dan 110/220V 60Hz.

Kode telepon

Kode negara (966); kode wilayah: Riyadh (011), Makkah, Jeddah, Taif (012), Dammam, Al-Khobar, Dhahran, Qatif, Hafar Al-Batin, (013), Tabuk, Al-Jauf, Yanbu, Sakakah, (014), Al-Qassim, Buraidah dan Hail (016), Asir, Al-Baha, Jizan, Najran, Khamis Mushait (017).


GEOGRAFI

Letak

Arab Saudi terletak di antara 15°LU - 32°LU dan antara 34°BT - 57°BT. Terletak di Semenanjung Arab di antara Laut Merah di sebelah barat (1.760 km) dan Teluk Arab di sebelah timur (560 km).

Luas wilayah

Wilayah Arab Saudi menempati sekitar 4/5 semenanjung Arab  atau seluas 2.250.000 km2.

Batas negara

Sebelah utara: Irak.

Sebelah timur laut: Kuwait.

Sebelah timur: Teluk Persia, Bahrain, Qatar, Uni Emirat Arab.

Sebelah tenggara: Oman.

Sebelah selatan: Yaman.

Sebelah barat daya: Laut Merah.

Sebelah barat: Laut Merah.

Sebelah barat laut: Yordania.

Kondisi daratan

Daratan Arab Saudi terdiri padang berbatuan dan berpasir, dataran tinggi, pegunungan, dan sedikit dataran rendah. Tidak ada aliran sungai ataupun danau permanen.

Cuaca

Iklim cuaca di Arab Saudi bervariasi di setiap daerah. Di pesisir seperti Jeddah umumnya panas dan lebih lembab sepanjang tahun (20°C – 35°C). Sedangkan di wilayah tengah seperti Riyadh lebih panas dan kering (Mei – September, 25°C – 45°C), namun dingin pada musim dingin (Nopember – Februari, 1°C – 15°C).

Topografi

Wilayah barat (Hijaz) di sepanjang pesisir Laut Merah terdiri dari rangkaian pegunungan (dua kota suci Makkah dan Madinah, kota pelabuhan Jeddah, kota industri Yanbu). Wilayah barat daya (Provinsi Asir) merupakan pegunungan yang subur (puncak tertinggi 3000 m), banyak hujan dan sejuk. Wilayah selatan terdapat Rub'Al-Khali/Empty Quarter, salah satu padang pasir terluas di dunia tak berpenghuni. Wilayah tengah (Najd) terdiri atas dataran tinggi (kota Riyadh). Wilayah timur kaya sumber daya minyak (Al-Khobar, Dhahran, Dammam, dan kota industri Jubail). Wilayah utara terdapat padang pasir Nafud.

Sumber daya alam

Minyak (25% cadangan minyak dunia), gas (40% cadangan gas dunia), mineral (emas, perak, tembaga), mineral non-metal, dan air (84% air bawah tanah, 10% air permukaan, 5% air desalinasi air laut, 1% air daur ulang).

Wilayah

Wilayah Arab Saudi terbagi atas 13 provinsi, yaitu:

  1. Bahah
  2. Hududusy Syamaliyah
  3. Jauf
  4. Madinah
  5. Qasim
  6. Riyadh
  7. Syarqiyah (Provinsi Timur)
  8. 'Asir
  9. Ha'il
  10. Jizan
  11. Makkah
  12. Najran
  13. Tabuk


PENDUDUK

Perkiraan jumlah penduduk tahun 2015 = 31.015.999 ( sebanyak 20.774.906 WN Saudi dan sebanyak 10.241.093 ekspatriat) ; dengan Kepadatan = 12,3/km2


POLITIK DAN PEMERINTAHAN

Bentuk negara

Monarki (Kerajaan).

Hirarki Kepemimpinan

Raja                                  : Salman bin Abdul-Aziz al-Saud

Putera Mahkota               : Muhammad bin Nayef

Deputi Putera Mahkota   : Muhammad bin Salman

Sistem Pemerintahan

Negara Islam berdasarkan Al-Qur'an dan Al-Sunnah.

Konstitusi

Kitab Suci Al-Qur'an dan Sunnah Nabi Muhammad SAW. Pada tahun 1992 ditetapkan Basic Law of Government yang mengatur sistem pemerintahan, hak dan kewajiban pemerintah serta warga negara.

Sistem hukum

Berdasarkan hukum Islam (Syariah) yang bersumber dari Kitab Suci Al-Qur'an & Sunnah Nabi Muhammad SAW.

Partai politik

Tidak ada.

Kepala Negara/Pemerintahan

Raja merangkap Perdana Menteri & Panglima Tinggi Angkatan Bersenjata Arab Saudi. Raja Salman bin Abdul Aziz Al-Saud. [Penulisan resmi: Khadimul Haramain Al-Syarifain/The Custodian of the Two Holy Mosques, King Salman bin Abdul Aziz Al-Saud]. Lahir 31 December 1935 , anak Raja Abdul Aziz. Tanggal 23 January 2015 diangkat sebagai raja menggantikan (alm) Raja Abdullah dengan tetap menggunakan panggilan: Khadimul Haramain Al-Syarifain/Pelayan Dua Mesjid Suci/the Custodian of the Two Holy Mosques sebagai pengganti panggilan dari His Majesty).


PENDIDIKAN

Jenjang Pendidikan

Pendidikan di Arab Saudi terbagi menjadi dua bagian:

  • Pendidikan Umum yang terbagi menjadi tiga tahap :
  1. Sekolah Dasar (Ibtida'iyah) dengan lama studi 6 tahun
  2. Sekolah Menengah Pertama (Mutawasithah) dengan lama studi 3 tahun
  3. Sekolah Menengah Atas (Tsanawiyyah) dengan lama studi 3 tahun
  • Pendidikan Tinggi yang terbagi menjadi:
  1. Studi Sarjana (Bachelor)
  2. Studi Magister
  3. Studi Doktoral

Jumlah Universitas

Terdapat 26 Perguruan Tinggi Negeri , yaitu :

    1. Universitas Umm Al-Qura – Mekkah
    2. Universitas Islam Madinah
    3. Imam Muhammad bin Saud Islamic University – Riyadh
    4. Universitas Raja Saud – Riyadh
    5. Raja Abdulaziz University – Jeddah
    6. King Fahd University of Petroleum and Minerals – Dhahran
    7. Universitas King Faisal – Hofuf
    8. Universitas Raja Khalid – Abha
    9.  Universitas Qassim – Buraydah
    10.  Universitas Taibah – Madinah
    11. Universitas Thaif – Thaif
    12. Universitas Hail – Hail
    13.  Universitas Jazan – Jazan
    14. Universitas Jouf – Jouf
    15. Universitas Al- Baha – Al-Baha
    16. Universitas  Tabuk – Tabuk
    17. Universitas  Najran - Najran
    18. Universitas Hudud Syamaliyah – Arar
    19.  Universitas Ratu Nora gadis Abdul Rahman  - Riyadh
    20.  Universitas Raja Saud bin Abdulaziz untuk Ilmu Kesehatan – Riyadh
    21.  Universitas Dammam – Dammam
    22. Universitas Kharj – Kharj
    23. Universitas  Shaqra – Shaqra
    24. Universitas Majma'ah – Majmaah

Dan 8 Perguruan Tinggi Swasta, yaitu :

  1. Universitas Raja Abdullah untuk Sains dan Teknologi – Thuwal
  2. Universitas Pangeran Sultan – Riyadh
  3. Universitas Arab Terbuka – Riyadh
  4. Unversitas Pangeran Muhammad bin Fahd – Khobar
  5. Universitas Faisal – Riyadh
  6. Universitas Yamamah – Riyadh
  7. Universitas Effat – Jeddah
  8. Universitas Darul Ulum - Riyadh
        

Menteri Luar Negeri

Adel bin Ahmed Al Jubeir


BANDAR UDARA

Bandara udara komersial Arab Saudi :

Bandar Udara Internasional

    1. Bandar Udara Internasional Raja Fahd (DMM) – Dammam
    2. Bandar Udara Internasional King Abdul Aziz (JED) - Jeddah
    3. Bandar Udara Internasional Raja Khalid (RUH) - Riyadh         
    4. Bandar Udara Internasional Prince Mohammad bin Abdul Aziz (MED)            Madinah
    5. Bandar Udara Internasional Al-Ahsa (MED) - Hofuf

Bandar Udara Regional

  1. Bandar Udara Regional Abha (AHB)  -Abha, 'Asir
  2. Bandar Udara Regional Prince Nayef Bin Abdul Aziz           (ELQ) – Qasim, Buraidah              
  3. Bandar Udara Regional Jizan (GIZ) – Jizan
  4. Bandar udara Regional Ha'il (HAS ) - Ha'il
  5. Bandar Udara Regional (TUU) - Tabuk
  6. Bandar Udara Regional Tha'if  (TIF) -  Tha'if Makkah          
  7. Bandar Udara Regional Yanbu (YNB) -  Yanbu, Madinah                   

Bandar Udara Domestik

  1. Bandar Udara Domestik Bahah (ABT) -  Bahah    
  2. Bandar Udara Domestik Jauf (AJF) -  Jauf             
  3. Bandar Udara Domestik Al Wajh (EJH) -  Al Wajh, Tabuk                                
  4. Bandar Udara Domestik Arar (RAE) – Arar, Hududusy Syamaliyah
  5. Bandar Udara Domestik Bisha (BHH) – Bisha, 'Asir
  6. Bandar Udara Domestik Dawadmi (DWD) – Dawadmi, Riyadh
  7. Bandar Udara Domestik Gurayat (URY) -  Gurayat, Jauf
  8. Bandar Udara Domestik Hafar Al-Batin (HBT) - Hafar Al-Batin, Provinsi Timur                       
  9. Bandar Udara Domestik Najran (EAM) – Najran
  10. Bandar Udara Domestik Qaisumah (AQI) -  Hafar Al-Batin, Provinsi Timur              
  11. Bandar Udara Domestik Rafha (RAH) – Rafha, Hududusy Syamaliyah
  12. Bandar Udara Domestik Sharurah (SHW) – Sharurah, Najran                       
  13. Bandar Udara Domestik Turaif (TUI) – Turaif, Hududusy Syamaliyah
  14. Bandar Udara Domestik Wadi al-Dawasir (WAE) – Wadi  al-Dawasir , Riyadh

Wilayah Kerja KJRI Jeddah

Wilayah akreditasi KJRI Jeddah meliputi 7 Provinsi  dari total 13 provinsi di Arab Saudi, yaitu:

  1. Provinsi Mekkah (kota besar : Jeddah, Thaif)
  2. Provinsi Madinah (kota besar: Yanbu, Rabigh)
  3. Provinsi Najrah
  4. Provinsi Jizan
  5. Provinsi Asir (Bisha, Abha, Khamis Musyet)
  6. Provinsi Tabuk
  7. Provinsi Al-Baha

Jumlah Sekolah Indonesia

Sekolah Indonesia yang berada di wilayah akreditasi KJRI Jeddah ada 2 sekolah, yaitu : Sekolah Indonesia Jeddah (SIJ) dengan jumlah siswa tahun ajaran 2015/2016 sekitar 1.400 siswa, dan Sekolah Indonesia Mekkah (SIM) dengan jumlah siswa tahun ajaran 2015/2016 sekitar 450 siswa.

Jumlah Mahasiswa Indonesia di Wilayah Akreditasi KJRI Jeddah

  1. Di Universitas Ummul qura 35 orang.
  2. Jamiah islamiyah Madinah 700 orang
  3. Universtias Taibah Madinah 3 orang
  4. Universitas Raja Abdullah (KAU) 13 org
  5. Universitas Sains dan Teknologi Raja Abdullah (King Abdullah University of Science and Technology) 15 orang
  6. Universitas Jezan 6 orang
  7. Universitas Tabuk 2 orang
  8. Universitas Najran 1 orang