MALAM PENGANTAR TUGAS - MALAM PELEPASAN HOMESTAFF LAMA DAN PENYAMBUTAN HOMESTAFF BARU DI KJRI JEDDAH

​JEDDAH - Kehadiran homestaff baru di lingkungan Konsulat Jenderal RI Jeddah disambut dengan suatu tradisi yang di kalangan masyarakat Indonesia di Jeddah populer dengan sebutan Malam Pengantar Tugas. Pun demikian pejabat yang telah menyudahi masa tugasnya dan akan pulang menuju Tanah Air.

Adalah Rahmat Aming Lasim yang kini menjabat sebagai Pelaksana Fungsi Konsuler-4. Bapak 3 anak ini bergabung dengan formasi Fungsi Konsuler sejak hampir 6 bulan silam. “Casing lama, jabatan baru,”ujarnya berseloroh saat menyampaikan sambutan.

Pria asal Sukabumi Jawa Barat ini sudah tidak asing lagi di lingkungan KJRI Jeddah karena telah beberapa kali bertugas di Jeddah sebagai Tim Pengumandahan Kementerian Luar Negeri RI. Tugasnya adalah memperkuat Tim Perlindungan KJRI Jeddah dalam mengungkap dan menyelesaikan sejumlah kasus yang menimpa WNI.

Baginya, ini adalah penempatan pertama sebagai diplomat muda sejak dirinya berkarir di lingkungan Kementerian Luar Negeri RI.

Pendatang baru lainnya adalah Muhammad Masadirja Mansur. Dia menginjakkan kakinya di Bumi Dua Tanah Suci pada tanggal 23 Januari 2016 untuk bergabung dengan Sekolah Indonesia Jeddah (SIJ) dan memperkuat formasi tenaga pengajar di sekolah itu sebagai guru fisika.

"Saya bergabung dengan SIJ sebagai amanat dari Allah selaku abdi negara untuk mendidik tunas-tunas bangsa yang ada di Jeddah," ucap pria asal Lebak Banten ini.

Sementara itu, pejabat yang akan meninggalkan kota Jeddah adalah Masduki. Bapak empat anak berdarah Madura ini mulai mengabdi di Sekolah Indonesia Jeddah sejak November 2012 dan resmi menyudahi masa tugasnya pada tanggal 28 Januari 2016.

Sesuai rencana, ia meninggalkan Jeddah Arab Saudi hari Sabtu, 30 Januari 2016 dan kembali ke kampung halamannya di Kabupaten Bondowoso Jawa Timur dan mengajar di SMPN 1 Prajekan.

Malam Pengantar Tugas juga dihelat untuk melepas kepulangan Budi Hansyah yang tercatat telah 3 tahun dan 2 bulan bergabung dengan KJRI Jeddah. Ia dipercaya mengemban tugas negara sebagai Staf Teknis Promosi Perdagangan di Perwakilan RI yang terletak di wilayah bagian barat Arab Saudi.

Keesokan harinya Sabtu (30/1) bersama istri, pria kelahiran Jakarta yang telah 10 tahun  berkarir di Kementerian Perdagangan ini akan terbang ke Tanah Air dan kembali ke tempat kerja semula yang berlokasi di Jl. MI Ridwan Rais No. 5 Jakarta Pusat.

Dalam sambutannya Konjen RI Jeddah, Dharmakirty Syailendra Putra, mencatat beberapa kemajuan di bidang Teknis Promosi Perdagangan, yaitu sejumlah terobosan baru untuk mendorong volume ekspor dan kerja sama perdagangan antara Indonesia dan Arab Saudi.

"Setelah sekian tahun sejak berdirinya Teknis Promosi Perdagangan atau yang dokenal dengan sebutan  ITPC di KJRI Jeddah, tahun ini akhirnya Teknis Promosi Perdagangan memiliki ruang display sendiri yang berlokasi di lingkungan Kadin Jeddah," ujar Konjen.

Kemajuan lainnya, demikian nilai Konjen, terjadi pada Sekolah Indonesia Jeddah (SIJ) yang tidak saja mengalami kemajuan secara fisik berapa pembenahan sarana pendidikan dan penataan tampilan gedung sekolah, tapi juga dari sisi substansi.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan cendera mata kepada para homestaff yang akan pulang ke Tanah Air, pembacaan doa, acara hiburan dan maaf-maafan. (afc)