KONJEN RI JEDDAH PIMPIN UPACARA PERINGATAN HARI PAHLAWAN DI SEKOLAH INDONESIA

JEDDAH – Tanggal 10 November sudah menjadi  agenda nasional sebagai Hari Pahlawan yang diperingati setiap  tahun oleh masyarakat Indonesia, baik dalam maupun luar negeri. Tak terkecuali di Jeddah Arab Saudi, ratusan siswa Sekolah Indonesia Jeddah (SIJ) dari jenjang sekolah dasar (SD) hingga sekolah menegah atas (SMA) juga ikut memperingati hari bersejarah ini.

Selain siswa-siswa SIJ, para guru dan staf Sekolah serta sejumlah Homestaff KJRI Jeddah juga turut hadir sebagai peserta upacara dalam peringatan tahunan tersebut.


Upacara yang tahun ini jatuh pada hari Selasa (10/11/2015) digelar di halaman gedung Sekolah Indonesia Jeddah yang berlokasi di Distrik Bagdadiah Timur Kota Jeddah Arab Saudi. Upacara dimulai pada pukul 09:00 Waktu Arab Saudi  dengan pengibaran bendera merah-putih dan bertindak sebagai Pembina Upacara  Konjen RI Jeddah Dharmakirty SP.


Sebelum menyampaikan Amanat Menteri Sosial RI Pada Upacara Peringatan Hari Pahlawan 10 November 2015, Konjen RI mengajak kepada seluruh peserta upacara, khususnya para siswa untuk kembali menggali lebih mendalam makna dari Peringatan Hari Pahlawan.

“Saya kira porsi pelajaran sejarah di sekolah dalam kurikulum tahun 2000-an ini semakin berkurang. Namun demikian saya berharap kepada SIJ agar merangksang anak-anak  supaya mau mempelajari sejarah perjuangan para pahlawan kita, khususnya pada tanggal 10 November ini. Apa sih sebenarnya yang terjadi pada tanggal 10 November tersebut,” ucap Konjen.

Dalam imbauannya, Konjen  menambahkan  agar seluruh siswa menggali lebih jauh makna di balik tanggal 10 November yang salah satu tokoh sentral dalam peristiwa tersebut adalah Bung Tomo. “Beliaulah yang membangkitkan semangat para pemuda-pemudi ketika itu di Surabaya untuk bersama berjuang mengusir tentara Inggris,” imbuh Konjen dengan penuh semangat.

Konjen RI kemudian melanjutkan dengan penyampaian amanah Menteri Sosial RI yang pada peringatan Hari Pahlawan 10 November  tahun ini mengangkat tema "Semangat Kepahlawanan Adalah  Jiwa Ragaku”. Makna dari tema tersebut adalah untuk menginternalisasi jiwa semua anak bangsa agar nilai kepahlawanan terpatri dan merasuk ke dalam sanubari yang paling dalam untuk meneladani sifat-sifat kepahlawanan yaitu rela berkorban.

Usai penyampaian amanat Pembina Upacara, prosesi upacara memperingati Hari Pahlawan tanggal 10 November diakhiri dengan penyampaian doa oleh petugas upacara.(afc) ​