Kontak Kami   |   FAQ   |   Link   |   Site Map
   |   Pencarian 

Profil Negara dan Kerjasama

Arab Saudi

Profil Negara Dan Kerjasama Arab Saudi
Umum :
  • Nama negara : Kerajaan Arab Saudi (Kingdom of Saudi Arabia/Al-Mamlakah Al-Arabiyah As-Saudiyah).
  • Ibukota : Riyadh (luas 1.600 km2, penduduk 5,4 juta tahun 2001) [tahun 1862 ±7.500 orang].
  • Hari nasional : 23 September (memperingati bersatunya Kerajaan Arab Saudi tahun 1932 oleh Abdul Aziz bin Abdul Rahman Al-Saud sebagai raja pertama).
  • Lagu kebangsaan : Al-Salam al-Malakiy (Salam Kerajaan).
  • Bendera : Berwarna hijau dengan tulisan Arab berwarna putih yang berarti: “Tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah Utusan Allah” yang terletak di atas sebilah pedang dengan ujung menghadap tiang. (Bendera tidak boleh dikibarkan setengah tiang)
  • Lambang negara : Pohon kurma diapit oleh dua bilah pedang yang terletak bersilangan. Kurma melambangkan pertumbuhan dan kemakmuran, sedangkan pedang melambangkan keadilan dan kekuatan sebagai dasar kepercayaan.
  • Bahasa : Arab (bahasa Inggris banyak juga digunakan di perkotaan).
  • Agama : Islam. Mayoritas Sunni. Pengikut Shiah sekitar 5% kebanyakan di wilayah timur: Qatif, Sayhat, Safwu (dekat Dammam), dan Al-Hasa (dekat Hoffuf).
  • Suku bangsa  : Arab 90%, Afro-Asia 9%, lain-lain 1%.
  • Mata uang : Saudi Riyal (SR) (sejak 1986 nilai tukar dipatok US$1= SR3,75; SR 1 = US$0,266 = ± Rp2.400,-). Uang kertas dgn nominal: SR 1, 5, 10, 50, 100, dan 500, sedangkan uang logam dgn nominal: 5, 10, 25, 50, dan 100 Halalah (100 Halalah = 1 Riyal).
  • Kalender : Penanggalan Islam (Hijriah).
  • Hari libur : Kamis dan Jumat. Idul Fitri, Idul Adha umumnya libur 2 minggu. Mulai tahun 2005, Pemerintah menetapkan tanggal 23 September sebagai hari libur nasional.
  • Jam kerja : Kantor pemerintah 07.30 – 14.00; pertokoan 09.00 – 22.00 (14.00 – 16.00 tutup). Seluruh toko tutup pada waktu sholat. Pada hari Jumat, pertokoan umumnya baru buka setelah Shalat Ashar.
  • Waktu : GMT +3 jam, WIB –4jam (tidak ada perbedaan waktu untuk seluruh wilayah Saudi).
  • Sistem ukuran & listrik : Metrik dan 110/220V 60Hz.
  • Kode telepon : Kode negara (966); kode wilayah: Riyadh (1), Jeddah/Makkah (2), Madinah (4).
 
Geografi:
  • Letak: Terletak di Semenanjung Arab di antara Laut Merah di sebelah barat (1.760 km) dan Teluk Arab di sebelah timur (560 km).
  • Luas wilayah : 2.240.350 km2 (4/5 Semenanjung Arab) [17 kali luas pulau Jawa yang seluas 132.107 km2].
  • Batas negara  : Yordania (Barat Laut); Irak dan Kuwait (Utara); Bahrain, Qatar, Uni Emirat Arab, dan Oman (Timur); dan Yaman (Selatan).
  • Panjang garis batas :  Yordania (728 km), Irak (814 km), Kuwait (222 km), Qatar (60 km), Uni Emirat Arab (457 km), Oman (676 km), Yaman (1.845 km).
  • Kondisi daratan : Gersang terdiri padang berbatuan dan berpasir, dataran tinggi, pegunungan, tidak ada aliran sungai permanen.
  • Iklim : Bervariasi di setiap daerah. Di pesisir seperti Jeddah umumnya panas dan lebih lembab sepanjang tahun (23°C – 35°C). Sedangkan di wilayah pedalaman seperti Riyadh lebih panas dan kering (Mei – September, 25°C – 40°C), namun dingin pada musim dingin (November – Februari, 10°C – 20°C).
  • Topografi : Wilayah barat (Hijaz) di sepanjang pesisir Laut Merah terdiri dari rangkaian pegunungan (terletak: dua kota suci Makkah dan Madinah, kota pelabuhan Jeddah, kota industri Yanbu). Wilayah barat daya (Asir) merupakan pegunungan yang subur (puncak tertinggi 3000 m), banyak hujan dan sejuk. Wilayah selatan terdapat Rub’Al-Khali/Empty Quarter, salah satu padang pasir terluas di dunia tak berpenghuni. Wilayah tengah (Najd) terdiri atas dataran tinggi (terletak: kota Riyadh). Wilayah timur kaya sumber daya minyak (terletak: Al-Khobar, Dhahran, Dammam, dan kota industri Jubail). Wilayah utara terdapat padang pasir Nafud.
  • Sumber daya alam  : Minyak (25% cadangan minyak dunia), gas (40% cadangan gas dunia), mineral (emas, perak, tembaga), mineral non-metal, dan air (84% air bawah tanah, 10% air permukaan, 5% air desalinasi air laut, 1% air daur ulang).
  • Kota-kota utama : Riyadh, Jeddah, Makkah, Madinah, Yanbu, Jubail, Al-Khobar, Dammam, dan Dhahran. (Makkah Al-Mukkarramah dan Al-Madinah Al-Munawwarah adalah kota suci, khusus bagi Muslim. Di Makkah terdapat Masjidil Haram sedangkan di Madinah terdapat Masjidil Nabawi)
  • Penduduk : 25 juta jiwa (estimasi Sabb tahun 2007) 22,67 juta jiwa (sensus 2004) dengan jumlah penduduk non-Saudi sebanyak 6,14 juta (27,1%) [77% tinggal di perkotaan dan 23% di pedesaan] [penduduk terkonsentrasi di tiga propinsi: Makkah 25,6%; Riyadh 24,1%; dan Wilayah Timur 14,8%]. [Sensus 1974 ± 7 juta; 1992 sebanyak 16,9 juta]
  • Tenaga kerja : Sektor swasta 5,6 juta orang (12,8% WN Saudi; 87,2% WN asing). [Data Kementerian Tenaga Kerja tahun 2006]

 

Politik & Pemerintahan :

  • Bentuk negara   :  Monarki (Kerajaan).
  • Sistem Pemerintahan  :  Negara Islam berdasarkan Al-Qur’an dan Syariat.
  • Konstitusi  :  Kitab Suci Al-Qur’an dan Sunnah Nabi Muhammad SAW. Pada tahun 1992 ditetapkan Basic Law of Government yang mengatur sistem pemerintahan, hak dan kewajiban pemerintah serta warga negara.
  • Sistem hukum : Berdasarkan hukum Islam (Syariah) yang bersumber dari Kitab Suci Al-Qur’an dan Sunnah Nabi Muhammad SAW.
  • Partai politik : Tidak ada.

 

Kepala Negara/Pemerintahan :

Raja merangkap Perdana Menteri dan Panglima Tinggi Angkatan Bersenjata Arab Saudi.

  • Raja Abdullah bin Abdul Aziz Al-Saud [Penulisan resmi: The Custodian of the Two Holy Mosques, King Abdullah bin Abdul Aziz Al-Saud]. (Lahir 1924, anak Raja Abdul Aziz. Tanggal 1 Agustus 2005 diangkat sebagai raja menggantikan almarhum Raja Fahd dengan tetap menggunakan panggilan: Khadimul Haramain Al-Syarifain/Pelayan Dua Mesjid Suci/the Custodian of the Two Holy Mosques sebagai pengganti panggilan dari His Majesty).
  • Wakil Perdana Menteri (PM) merangkap Menteri Pertahanan: Putera Mahkota Pangeran Salman bin Abdul Aziz Al-Saud [His Royal Highness Crown Prince Salman bin Abdul Aziz Al-Saud] (Lahir di Riyadh, 31 Desember 1935, menjabat sebagai Gubernur Riyadh periode April 1955 - Desember 1960 dan Februari 1963 - Nopember 2011 dan diangkat menjadi Menteri Pertahanan pada 5 Nopember 2011. Pangeran Salman diangkat menjadi Putera Mahkota pada 18 Juni 2012 menyusul wafatnya Putera Mahkota sebelumnya Pangeran Naif bin Abdul Aziz Al-Saud pada 17 Juni 2012).
  • Mekanisme suksesi kerajaan :

    Dalam Pasal 5 Basic Law of Government, kekuasaan kerajaan diwariskan kepada anak dan cucu yang paling mampu dari pendiri Arab Saudi, Abdul Aziz bin Abdul Rahman Al-Saud.

     

    [Tanggal 20 Oktober 2006 Raja Abdullah telah mengamandemen pasal ini dengan mengeluarkan UU yang membentuk lembaga suksesi kerajaan (Allegiance Institution) terdiri dari para anak dan cucu dari Raja Abdul Aziz Al-Saud. Dalam ketentuan baru, raja tidak lagi memilki hak penuh dalam memilih Putera Mahkota. Raja dapat menominasikan calon Putera Mahkota, namun Komite Suksesi akan memilih melalui pemungutan suara. Selain itu, bila Raja atau Putera Mahkota berhalangan tetap, Komite Suksesi akan membentuk Dewan Pemerintahan Sementara (Transitory Ruling Council) yang beranggotakan lima orang. Ketentuan ini baru akan berlaku setelah Putera Mahkota Pangeran Sultan naik tahta.]

     

    Badan Eksekutif :

    Dewan Menteri (Council of Ministers/Majlis Al-Wuzara) terdiri dari: PM (Raja bertindak sebagai ketua), Wakil PM, Menteri-Menteri, Menteri Negara, dan Penasehat Raja. Dewan Menteri bertemu setiap hari Senin membahas kebijakan pemerintahan dan pengawasan pelaksanaannya. Masa tugas para menteri selama 4 tahun dan dapat diperpanjang.
    [His Royal Highness Prince Saud Al-Faisal bin Abdul Aziz Al-Saud, the Minister of Foreign Affairs of the Kingdom Saudi Arabia]
     
    Badan Legislatif :
    Majelis Permusyawaratan (Majlis Ash-Shura/Consultative Council) dibentuk tanggal 1 Maret 1992. Semula keanggotaannya hanya 60 orang, kemudian bertambah menjadi 90 orang dan 120 orang. Tahun 2005 keanggotaannya menjadi 150 orang dan seorang ketua yang ditunjuk oleh Raja dengan masa bakti 4 tahun :
    • Ketua : Dr. Saleh bin Humaid.
    • Wakil Ketua : Mahmoud bin Abdullah Taiba.
    • Sekjen : Dr. Saleh bin Abdullah Al-Malik.

    Majelis Permusyawaratan memiliki kewenangan untuk mengusulkan rancangan UU atau mengamandemen UU serta menyampaikan pendapat mengenai berbagai kebijakan pemerintah.

     

    Badan Yudikatif:

    Dewan Tinggi Peradilan (Supreme Council of Judiciary/SCJ) mengatur administratif badan peradilan dan menangani masalah kewenangan mengadili (kompetensi). SCJ beranggotakan 11 orang yang dipilih dari para ulama terkemuka.  

    • Ketua : Shaikh Salih Al-Luheidan.

     

    Sistem peradilan :

    • Peradilan Syariah, kewenangannya menangani seluruh perkara, terdiri 3 tingkatan :
      • Pengadilan tingkat pertama:
    • Summary Courts menangani perkara pidana (kriminal).
    • General Courts (pengadilan umum) menangani perkara perdata di luar peradilan khusus.
      • Appelate Courts (pengadilan tingkat banding) yang berada di 13 propinsi.
      • Supreme Court (pengadilan tingkat kasasi).
    • Peradilan administratif (Board of Grievances/Diwan Al-Mazalim), kewenangannya menangani perkara dimana pihaknya Negara.
    • Peradilan khusus: Labor Courts (sengketa terkait ketenakakerjaan), Commercial Courts (sengketa dagang), Family Courts (menangani perkara masalah perkawinan dan kekerasan di rumah tangga).

    Selain itu dibentuk juga seksi khusus bagi penyelesaian perkara di luar pengadilan.

    [Dekrit Raja tanggal 2 April 2005 telah menyetujui rencana restrukturisasi badan peradilan sesuai susunan di atas, termasuk pergantian nama dari Supreme Judicial Council menjadi Supreme Council of Judiciary]

     

    Dewan Ulama Senior (Council of Senior Ulama) :

    Dibentuk tahun 1971 oleh Raja Faisal merupakan badan penting yang memberikan nasehat kepada Raja dan Dewan Kabinet agar kebijakan pemerintah sesuai dengan hukum Syariah.

     

    Pemilihan umum :

    Pemilu setengah anggota Dewan Kotapraja (Municipality Council) dimulai tahun 2005 (untuk masa bakti 4 tahun). Syarat pemilih: WN Arab Saudi berusia minimal 21 tahun dan bukan anggota militer (wanita belum diikutsertakan). [Baru empat negara Teluk yang memperbolehkan wanita ikut serta dalam pemilu: Qatar, Oman, Bahrain, dan Kuwait]

     

    Pemerintahan daerah :

    Tanggal 16 September 1993 dibentuk Sistem Propinsi yang membagi menjadi 13 propinsi (Mintaqat). Propinsi dipimpin oleh seorang Gubernur propinsi (Amir) dengan tingkatan menteri dan bertanggung jawab kepada Menteri Dalam Negeri. Setiap Propinsi dibagi lagi atas Distrik (Muhafaz) yang dipimpin oleh Gubernur Distrik (Muhafiz). Kemudian setiap Distrik terbagi lagi menjadi Sub-distrik yang dipimpin oleh seorang Kepala.

     

    Di setiap propinsi terdapat pula Dewan Propinsi (Provincial Council) yang terdiri atas: Gubernur (sebagai ketua), Wakil Gubernur (wakil ketua), Undersecretary Gubernur, Kepala perwakilan departemen pemerintah di propinsi, dan minimal 10 orang wakil masyarakat setempat. Riyadh, Makkah, dan Madinah memiliki 20 anggota Dewan Propinsi, sedangkan ibukota lainnya berjumlah 15 orang.

     

    Mulai tahun 2006 Pemerintah telah membentuk 178 Dewan Kotapraja (Municipal Council) yang separuh anggotanya (592 orang) dipilih melalui pemilu, sedangkan sisanya diangkat. Setiap Dewan Kotapraja terdiri dari minimal 4 anggota dan maksimal 14 anggota. Dewan Kotapraja bertugas memonitor kinerja Kotapraja (Municipality).

     

    Wilayah (Jumlah distrik)
    [Jumlah penduduk] (%)*
    Riyadh (19)
    [5.455.363 jiwa] (24,1%)

    Makkah Al-Mukarramah (11)
    5.797.971 jiwa] (25,6%)      
               
    Madinah Al-Munawwarah (6)
    [1.512.076 jiwa] (6,7%)

    Qassim (10) 
    [1.016.756 jiwa] (4,5%)

    Ash-Sharqiyah (Wilayah Timur) (11)
    [3.360.157 jiwa] (1)

    Asir (10)
    [1.688.368 jiwa] (7,4%)

    Tabouk (5)
    [691.517 jiwa] (3,1%)

    Hail (3)
    [527.033 jiwa] (2,3%)     
         
    Al-Hudud Ash-Shamaliyah 
    (Wilayah Perbatasan Utara) (2)
    [279.286 jiwa] (1,2%)

    Jizan (13)
    [1.186.139 jiwa] (5,2%)

    Najran (6)
    [620.000 jiwa] (1,8%)

    Baha (6)
    [377.739 jiwa] (1,7%)

    Al-Jouf (2)
    [361.676 jiwa] (1,6%)
     
    * = Data sensus 2004  P = Pangeran ≈ = bin Abdul Aziz Al-Saud
     
    Ibukota
    [Nama Amir & thn pengangkatan]
     
    Riyadh
    [P. Salman ≈; 1962]
     
    Makkah Al-Mukarramah
    P. Khalid bin Faisal ≈; 2007] 
     
    Madinah Al-Munawwarah
    [P. Abdul Aziz bin Majed ≈; 2005]
     
    Buraidah
    [P. Faisal bin Bandar ≈]
     
    Dammam
    [P. Muhammad bin Fahd ≈]
     
    Abha
    P. Faisal bin Khalid ≈; 2007]
     
    Tabouk
    [P. Fahd bin Sultan ≈; 1987]
     
    Hail
    [P. Saud bin Abdul Muhsin ≈; 1999]     
     
    Arar
    [P. Abdallah bin Abdul Aziz
    bin Mussaid bin Jalawi Al-Saud] Jizan

    [P. Muhammad bin Nasir ≈; 2001]
     
    Najran
    [P. Misy’al bin Abdullah ≈; 26 Maret 2009]
     
    Baha
    P. Muhammad bin Saud ≈]
     
    Skaka
     [P. Fahd bin Badr ≈; 2002] 
     
    * = Data sensus 2004  P = Pangeran ≈ = bin Abdul Aziz Al-Saud


Gedung KJRI Jeddah


Buletin Swadaya

Website Resmi Pariwisata IndonesiaDaftar Importir Jeddah Arab Saudi 2012Brosur KTKLNAplikasi KTKLNMajalah Suara Indonesia Edisi Juni 2011
Majalah Suara Indonesia Edisi Juli 2012
next pre
Hak Cipta 2009 Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia
Syarat dan Ketentuan