Kegiatan Gunung Agung, 8 Oktober 2017 Pkl. 00:00-06:00 WITA

​​

Tingkat Aktivitas: AWAS
 
Pengamatan Visual:
1. Tinggi asap solfatara kawah puncak tidak teramati dari lereng baratdaya karena kabut. Dari lereng utara tampak jelas tinggi asap kawah putih tebal 200 m.
2. Tanda-tanda erupsi belum nampak.
 
Kegempaan:
1. Vulkanik Dangkal 91 kali.
2. Vulkanik Dalam 66 kali.
3. Tektonik Lokal 12 kali (tidak terasa)
 
Rekomendasi
Daerah bahaya tidak boleh ada aktivitas:
1. Adanya catatan kegempaan vulkanik dalam periode pengamatan ini menunjukkan ketidakstabilan aktivitas gunung api dan dapat meningkatkan potensi letusan di G. Agung terutama karena mulai terdeteksi gempa vulkanik dangkal.
2. Dalam radius 9 km dari puncak dan dalam sektoral Barat Daya, Selatan, Tenggara, Timur Laut, dan Utara sejauh 12 km dari puncak.
3. Zona Perkiraan Bahaya sifatnya dinamis dan terus dievaluasi dan dapat diubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan data pengamatan G. Agung yang paling aktual/terbaru.
4. Masyarakat dihimbau tetap tenang. Di berbagai media social beredar foto,video dan pemberitahuan yang menyesatkan.(sumber: Pos Pengamatan Gunungapi Agung PVMBG, Rendang)
 
Informasi perkembangan terakhir mengenai Gunung Agung (update 2 kali dalam sehari) dapat diakses melalui :
 

http://gunungagungupdate.bnpb.go.id

https://sites.google.com/view/updategunungagung

Update juga disampaikan melalui akun twitter @BNPB_Indonesia

Pos Pendampingan Nasional dapat dikirim ke alamat

pendampingnasional@gmail.com

satgaspbkarangasem@gmail.com

Kawasan Rawan Bencana (KRB) Gunungapi Agung dapat diakses melalui:

https://goo.gl/8gGi8s

Sedangkan untuk call center dapat menghubungi (0361) 234099 atau 081353965324.

Info lainnya dapat pula menghubungi KASBANI KA PVMBG (Monitoring /Pengamatan Gunung Agung).​