Data WNI yang Dideportasi dari Semenanjung Malaysia 2012-2013

Sebanyak 7.763 WNI, terdiri dari 5.217 pria, 2.384 perempuan, 88 kanak-kanak laki dan 74 kanak-kanak perempuan telah di deportasi ke Indonesia melalui Tanjung Pinang selama kurun waktu 01 Januari 2012 – 31 Desember 2012. Mereka yang dipulangkan tersebut telah menjalani hukuman penjara akibat diputus bersalah melakukan berbagai pelanggaran keimigrasian maupun kejahatan/tindak pidana kriminal.

Dari jumlah tersebut, mereka yang merupakan Pendatang Ilegal Murni adalah sebanyak 1.916 orang, yang melakukan Pelanggaran Ketentuan Keimigrasian/Over Stay sebesar 4.941 orang, Pelaku Tindak Pidana sebanyak 222 orang dan yang berkaitan dengan masalah 6P / Permit Kerja tidak diurus majikan/agensi dan lainnya sebanyak 684 orang.

Ribuan WNI tersebut dikirim ke Indonesia dari Depo Tahanan Imigresen Pasir Gudang, Johor yang terletak di area Pelabuhan Pasir Gudang Johor setelah pengecekan intensif oleh petugas KJRI Johor Bahru dalam beberapa tahap dengan menggunaan ferry.

Sebelum waktu pemulangan yang dilakukan sedikitnya satu kali dalam sebulan, para WNI yang berasal dari berbagai penjara yang terdapat di wilayah Semenanjung, di kumpulkan dalam Depo Imigresen Pekan Nenas.

Sebagai catatan, pada kurun tahun 2010 telah di deportasi WNI sebanyak 20.830 (13.940 laki-laki, 6.548 perempuan, 171 kanak-kanan laki dan 171 kanak-kanak perempuan) sementara pada tahun 2011 di deportasi sejumlah 14.247 (9.934 laki-laki, 4.081 perempuan, 121 kanak-kanak laki dan 111 kanak-kanak perempuan).

Data Tahun 2013

Sebanyak 346 orang WNI (248 laki-laki, 95 perempuan, 1 kanak-kanak laki dan 2 kanak-kanak perempuan) telah dipulangkan ke Indonesia melalui Tanjung Pinang, Kepulauan Riau pada tanggal 03 Januari 2013.

Tim investigasi KJRI Johor Bahru telah melakukan pemeriksaan mengenai status kewarganegaraan dan kasus yang menimpa WNI yang diajukan pemulangannya oleh pemerintah Malaysia di Depo Tahanan Imigrasi Pasir Gudang, Johor.

Para WNI ini telah menjalani masa hukumannya di beberapa penjara Negeri akibat diputus bersalah melakukan pelanggaran keimigrasian/PATI ataupun tindak kejahatan sebelum dikumpulkan di Depo Tahanan Imigrasi Pekan Nanas untuk menunggu proses pemulangannya.

Pemulangan para WNIini menggunakan kapal Ferry sewaan dari Indonesia dengan biaya pemerintah Malaysia untuk selanjutnya akan diproses pengirimannya ke daerah masing-masing oleh Dinas Sosial Tanjung Pinang. (Sumber: KJRI Johor Bahru/sn/ds)