RI-UE Perluas Kemitraan Lisensi Komoditas Berkelanjutan

​​​

Indonesia dan Uni Eropa meluncurkan the 1st Working Group on Environment and Climate Change (WGECC). Working Group ini merefleksikan peningkatan kemitraan Indonesia dan UE yang telah berlangsung secara produktif. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar dan Komisioner Karmenu Vella, Komisioner Kemaritiman dan Perikanan UE, Komisi Eropa, bersama-sama melakukan peluncuran Working Group tersebut, di Jakarta (22/02/17).

Dalam acara peluncuran, Menteri Siti Nurbaya mengutarakan Working Group ini akan meningkatkan kerja sama Indonesia dan UE dalam skema Perjanjian Kemitraan Komprehensif kedua pihak. Pada gilirannya, akan terdapat pengakuan yang lebih luas terhadap Lisensi FLEGT (Forest Law Enforcement, Governance and Trade) oleh berbagai pemangku kepentingan di Eropa akan mendorong dukungan yang lebih luas produk kayu berkelanjutan di dalam dan luar pasar UE. Selain itu, Working Group diharapkan dapat membahas pengembangan skema yang mirip dengan FLEGT untuk komoditas berkelanjutan potensial lainnya dari Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, Komisioner Vella, mengakui Indonesia sebagai mitra penting bagi Uni Eropa untuk mempromosikan tatanan global yang berbasis hukum. "Kedua pihak telah mengembangkan kemitraan dimana keduanya dapat saling belajar dan berbagi pengalaman atas kepentingan dan tantangan yang dihadapi," tambahnya, 

Kedua pihak mendiskusikan konsep social forestry. UE menilai konsep tersebut sesuai dengan Sustainable Development Goals. Indonesia dan UE menjajaki kemungkinan kerja sama untuk melestarikan kekayaan keanekaragaman hayati Indonesia, termasuk distribusi akses dan manfaat, serta penanggulangan bio-piracy.

Kedua pihak juga membahas berbagai isu lingkungan dan perubahan iklim, seperti Nationally Determined Contribution, kehutanan dan keanekaragaman hayati, termasuk kelapa sawit berkelanjutan, circular economy, dan kemungkinan kerja sama dalam berbagai forum multilateral di bidang lingkungan dan perubahan iklim.

(*Dit. IAK Amerop/Infomed*)