Kemlu Beri Pelatihan Diplomasi Bagi 20 Pemda

​​

Pengetahuan dan keterampilan di bidang diplomasi dan hubungan luar negeri dibutuhkan oleh Pejabat Daerah guna mendukung pencapaian tujuan kerjasama internasional. Pelatihan Teknis Diplomasi dan Hubungan Luar Negeri yang diselenggarakan Kemlu, sangat penting untuk membekali Pejabat Pemda pengetahuan dan keterampilan yang berkaitan dengan perjanjian internasional dan protokol.

Pelatihan juga penting untuk memberikan pemahaman mengenai strategi untuk memasarkan potensi daerah di luar negeri.

Sekretaris Daerah Provinsi Bangka Belitung, Dr. Yan Megawandi, menyampaikan hal ini dalam sambutannya sebelum membuka kegiatan Pelatihan Teknis Diplomasi dan Hubungan Luar Negeri Bagi Pejabat Pemerintah Daerah, Pangkalpinang (20/3).

Selain bertujuan meningkatkan kapasitas, Yan juga menyampaikan bahwa pelatihan ini memberi kesempatan kepada peserta yang berasal dari berbagai Pemda untuk menguatkan jejaring.

“Kesempatan untuk mendiskusikan berbagai topik yang berkaitan dengan penyelenggaraan hubungan luar negeri oleh Pemda,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama Kepala Pusdiklat Kemlu, Eko Hartono, menggarisbawahi peran penting Pemda sebagai salah satu pemangku kepentingan dalam penyelenggaraan hubungan luar negeri.

Mempertimbangkan hal tersebut, terdapat keperluan bagi pejabat Pemda untuk memiliki pengetahuan yang memadai mengenai hubungan luar negeri, kebijakan luar negeri dan perjanjian internasional.

Diperlukan juga keterampilan teknis yang berkaitan dengan hubungan luar negeri seperti keprotokolan, promosi potensi ekonomi dan wisata dan perlindungan WNI di luar negeri.

Materi yang disampaikan dalam pelatihan yang akan berlangsung hingga tanggal 24 Maret 2017 ini, antara lain mencakup sinergi Pemda dan Kemenlu dalam penyelenggaraan hubungan luar negeri, peran Pemda dalam mendukung diplomasi ekonomi, perjanjian internasional, dan perlindungan WNI di luar negeri.

Selain itu, juga disampaikan materi keterampilan di bidang protokol dan etiket pergaulan internasional serta promosi wisata dan budaya daerah di luar negeri. Selain pembelajaran di kelas, juga dilakukan proses pembelajaran dalam bentuk kunjungan ke lapangan dan diskusi kelompok.

Narasumber pelatihan berasal dari satuan kerja di lingkungan Kemlu yaitu Direktorat Jenderal Protokol dan Konsuler, Direktorat Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik, Direktorat Jenderal Hukum dan Perjanjian Internasional, Kantor Staf Ahli Bidang Diplomasi Ekonomi serta Duta Besar Senior. Pelatihan diikuti oleh 40 peserta dari 20 Pemda Provinsi, Kabupaten dan Kota.

Pelatihan Teknis Diplomasi dan Hubungan Luar Negeri merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas Pejabat Pemda selaku pemangku kepentingan guna meningkatkan dukungan dan peran aktif mereka dalam penyelenggaraan hubungan luar negeri. Pelatihan ini diselenggarakan secara rutin oleh Pusdiklat Kemenlu. (Sumber: Pusdiklat/Yo2k)