Sign In

Diaspora Indonesia Dallas-Forth Worth Rindu Tanah Air

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

?

"Rasa kangen dan rindu mereka kepada tanah air muncul saat menyaksikan pertunjukan seni dan budaya dalam acara `Indonesian Night, Exploring Indonesia 2013` yang digelar di salah satu kampus universitas terkemuka AS tersebut," Konsul Jenderal RI di Houston, Texas, Al Busyra Basnur mengatakan dalam pernyataan pers, Senin.


Bahkan ada yang mengatakan akan pulang ke Indonesia tahun ini melepas rindu, kalau bisa mereka hendak menghadiri Kongres Diaspora Indonesia di Jakarta bulan Agustus 2013.


Malam Indonesia yang dihadiri sekitar 400 orang itu diselenggarakan oleh Konsulat Jenderal RI di Houston, Texas bekerjasama dengan University of Texas di Dallas dan Kerukunan Masyarakat Indonesia (KMI) di Dallas-Fort Worth.


Sudah lama mereka tidak pulang ke tanah air dan menyaksikan pertunjukan seni budaya Indonesia. Tari dan nyanyi yang ditampilkan oleh masyarakat diaspora Indonesia antara lain Kuda Lumping, Indang-Dindin Badindin, Cendrawasih, Lenggak Lenggok Jakarta, Gebyar, Angklung, Puspanjali, Pencak Silat dan Coir Orchestra yang menampilkan lagu Tanah Air dan Kulihat Ibu Pertiwi.


Acara dibuka oleh Dekan, Dr. Dennis M. Kratz mewakili Presiden Universitas, Walikota Richardson Bob Townsend dan Konsul Jenderal RI di Houston Al Busyra Basnur. Hadir juga para pejabat pemerintah kota Dallas, tokoh masyarakat AS dan Diaspora Indonesia.


Konjen RI, Al Busyra Basnur mengatakan bahwa acara tersebut dimaksudkan untuk lebih memperkenalkan Indonesia dengan segala potensinya dikalangan pemerintah dan masyarakat kota Richardson, Dallas, Fort Worth dan sekitarnya.


"Ada sekitar 2.000 masyarakat Indonesia di Dallas-Fort Worth dan sekitarnya yang terdaftar di KJRI Houston," kata Al Busyra Basnur.

Sebelumnya, tahun 2012, Konjen Al Busyra Basnur juga menyerahkan bendera Indonesia kepada Walikota Dallas dalam suatu upacara khusus dihadiri sekitar 200 orang. Bendera itu berkibar di salah satu ruang kantor walikota itu sampai sekarang.


"Keberadaan bendera merah putih kita itu menunjukkan semangat dan persahabatan erat Indonesia dengan kota Dallas", lanjut Al Busyra.


Donny Tigor, Ketua Kerukunan Masyarakat Indonesia Dallas-Fort Worth yang juga ketua panitia acara Malam Indonesia itu mengatakan bahwa masyarakat diaspora Indonesia menyadari bahwa mereka mempunyai kewajiban untuk mempromosikan Indonesia di kota itu.


"Untuk itulah kami yang didukung oleh KJRI Houston menyelenggarakan acara ini, disamping tentunya untuk meningkatkan rasa cinta tanah air," kata Tigor.


Sebelumnya, pada pagi sampai siang hari yang sama, diselenggarakan pula "Indonesia Golf Tournament and Business Gathering" di Bear Creek Golf Course Dallas yang diikuti 80 orang terdiri dari pejabat pemerintah setempat, pengusaha, profesional AS dan diaspora Indonesia.

 

"Turnamen golf dan pertemuan bisnis ini untuk yang kedua kalinya diselenggarakan di Dallas-Fort Worth, yang sebelumnya tahun 2011," kata Al Busyra.