“ Upacara Siraman Tujuh Bulan ” di KJRI Houston , AS

12/15/2011

 

?Terpesona dan decak kagum mengalir dari mulut para Konsul Jenderal negara sahabat, anggota Consular Ladies Club, pejabat pemerintah dan swasta, akademisi,professional dan tokoh masyarakat di kota Houston, Texas Amerika Serikat (AS) setelah menyaksikan “Upacara Siraman Tujuh Bulan” di Konsulat Jenderal RI (KJRI) Houston AS, Rabu 14 Desember 2011 lalu


“Luar biasa, saya belum pernah menyaksikan acara seperti ini. Apalagi acara benar - benar asli, bukan show atau sandiwara” , kata Maripaz , isteri Konsul Jenderal Mexico yang hadir bersama suaminya


“Saya senang sekali. Disini saya tidak hanya menyaksikan pacara tradisional tentang ibu yang sedang hamil , juga permainan musik gamelan yang memukau”, kata Deane a LeFlore ,Direktur Eksekutif, Protokol Internasional, Houston.


Memang, musik gamelan Indonsia ikut mengiringi acara Siraman itu. Gamelan dimainkan oleh 14 orang yang terdiri dari pengajar dan mahasiswa Universitas Texas di Austin yang sengaja datang ke Houston atas undangan KJRI Houston. Pemain gamelan dipimpin langsung oleh Prof. Stephan Slawek dari Universitas Texas.


"Indonesia kaya sekali akan ragam budaya. Saya ingin berkunjung ke Indonesia untuk menyaksikan semua budaya dan tradisinya. Tetapi tentu memakan waktu berbulan-bulan, bahkan bisa lebih satu tahun", kata David yang sejak lama mencintai budaya Indonesia.


Itulah beberapa komentar masyarakat kota Houston dan sekitarnya yang hadir dalam acara tersebut. Acara Siraman itu menampilkan calon ibu, Juli Green, warga Indonesia.


Konsul Jenderal RI di Houston, Al Busyra Basnur mengatakan bahwa acara Siraman adat Jawa itu merupakan bagian penting dari upaya promosi budaya dan tradisi Indonesi di AS , khususnya di wilayah kerja KJRI Houston.


“Banyak masyarakat Houston dan sekitarnya ingin berkunjung ke Indonesia untuk menyaksikan seni,budaya dan tradisi kita. Namun karena jarak yang sangat jauh, tidak mudah bagi mereka untuk datang ke Indonesia. Karena itu,KJRI Houston selalu berusaha memenuhi keinginan dan kerinduan mereka terhadap Indonesia itu”, kata Al Busyra Basnur.


Acara yang dihadiri sekitar 150 orang itu diselenggarakan oleh KJRI Houston bersama Dharma Wanita Persatuan di Houston. Prosesi acara dilakukan secara lengkap, mulai dari sungkeman kepada orang tua, ditutup dengan “menjual cendol” oleh calon ibu
serta santap siang masakan Indonesia.


Houston, 15 Desember 2011

Al Busyra Basnur
Konsul Jenderal RI
basnur2010@kjrihouston.org
basnur2002@yahoo.co.uk