SHELL PHILLIPS WANITA KELAHIRAN PALEMBANG DINOBATKAN SEBAGAI RATU KEBAYA HOUSTON 2013

12/8/2013

?Shell Phillips, seorang Ibu rumah tangga kelahiran Palembang dinobatkan sebagai Ratu Kebaya Houston 2013 dalam acara yang diselenggarakan di KJRI Houston, Texas tanggal 8 Desember 2013 (Indonesia tanggal 9 Desember 2013). Acara Pemilihan Ratu Kebaya Houston 2013 yang baru pertama kali diadakan ini, diselenggarakan atas kerjasama antara Dharma Wanita Persatuan KJRI Houston dengan Kaum Ibu-Ibu Indonesia yang tinggal di Houston yang didukung oleh KJRI, guna memperingati Hari Ibu yang ke-85.  Shell Phillips sebelum menikah dengan sorang pria Amerika Serikat, pernah bekerja sebagai Pramugari Cathay Pacific Airlines dan pernah menjadi Pengusaha ekspor mebelair dari Jepara dan Bali di Florida. Juara kedua Ratu Kebaya Houston 2013 dimenangkan oleh Fransiska Kelly dan Juara ketiga oleh Wiyah Dharma Ida, seorang ibu rumah tangga kelahiran Kalimantan Barat yang sekarang sebagai Penari pada Sanggar Tari Citra Indonesia binaan KJRI Houston.


Semula acara ini disambut pula oleh kalangan ibu-ibu yang tinggal di Austin, Dallas, Fort Worth dan San Antonio di negara bagian Texas, Amerika Serikat, tetapi karena pesertanya dari Houston sendiri sudah melebihi kapasitas yaitu sebanyak 35 peserta dan tempatnya terbatas, maka Panitia memutuskan acara ini dikhususkan hanya oleh kalangan ibu-ibu yang tinggal di Houston dan sekitarnya. Diharapkan mendatang kegiatan ini akan diperluas di kota-kota di negara bagian Texas. Acara ini dihadiri sebanyak 182 kaum Ibu yang semuanya menggunakan pakaian kebaya Indonesia dengan berbagai model dan coraknya masing-masing yang menambah meriahnya acara ini.


Ketua Dharma Wanita Persatuan KJRI Houston, Ny.  Ida Prasetyo Budhi menyampaikan bahwa gagasan penyelenggaraan Pemilihan Ratu Kebaya Houston 2013 karena melihat setiap resepsi yang dihadiri oleh Ibu-Ibu Indonesia terlihat demikian anggunnya mereka memakai kebaya dengan model khas daerahnya yang dapat dijadikan sebagai promosi Indonesia di wilayahnya masing-masing. Selain itu, acara ini sekaligus melestarikan pakaian tradisional kita sebagai salah satu warisan leluhur yang tidak ternilai hanganya.


Pemilihan Ratu Kebaya ini hanya dikhususkan bagi kaum wanita yang telah menikah yang tidak dibatasi umurnya. Maka tidak heran dalam pemilihan ini terdapat peserta yang berumur 80 tahun, pada saat naik ke panggung terpaksa harus dipapah. Namun diatas panggung mereka berlenggang lenggok tidak kalah dengan peserta termuda yang berumur 24 tahun.

Masyarakat Indonesia yang tinggal di Houston berjumlah sekitar 2000 orang, yang sebagian besar dari mereka bekerja di perusahaan perminyakan dan enerji. Kota Houston terkenal sebagai kota enerji dunia dimana banyak perusahan perminyakan membuka kantor di kota ini. Sedangkan para kaum ibu Indonesia yang tinggal di Houston sebagian besar juga menikah dengan orang-orang setempat, namun cara berpakaian dalam setiap penyelenggaraan resepsi umumnya mereka memakai Kebaya.