Partisipasi KJRI Houston pada The 28th Annual Asian Festival di San Antonio

Partisipasi KJRI Houston pada

The 28th Annual Asian Festival di San Antonio

 ​

Pada tanggal 21 Februari 2015, KJRI Houston telah berpartisipasi dalam acara "The 28th Asian Festival" di San Antonio. Acara ini merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Institute of Texan Cultures (ITC), The University of Texas at San Antonio (UTSA), dalam rangka merayakan Tahun Baru Imlek.

Acara tersebut berlangsung dari pukul 10.00 hingga 17.00 waktu setempat, diisi dengan berbagai kegiatan hiburan yang menarik juga mendidik bagi masyarakat umum seperti tarian dan tampilan musik tradisional negara-negara Asia; demonstrasi seni bela diri, memasak, melukis henna dan meramal melalui telapak tangan; serta penjualan benda-benda hasil kerajinan termasuk pakaian, karya seni, boneka, kain dan sebagainya. Di samping itu juga terdapat presentasi (lecture) silih berganti dengan berbagai tema terkait minat atau hobi.

Festival dipadati oleh lebih dari 7000 pengunjung yang datang dari wilayah San Antonio maupun Austin. Dalam kesempatan ini, Indonesia diwakili oleh beberapa stan penjualan batik, demonstrasi membatik dari anggota Indonesian Diaspora Network(IDN), peragaan busana tradisional dari komunitas WNI di San Antonio, serta tampilan tari tradisional dari IDN dan Sanggar Tari Citra Indonesia (STCI) binaan KJRI Houston. Selain itu KJRI Houston juga membuka stan pameran yang menampilkan banner, brosur, DVD dan booklet pariwisata, juga display tarian dan rumah tradisional Indonesia.

Banyak pengunjung yang antusias mengambil bahan-bahan promo wisata yang tersedia, menyampaikan rencana mereka untuk berwisata ke daerah tertentu atau menyampaikan keinginan mereka untuk mengunjungi Indonesia. Kemudian KJRI Houston juga berkesempatan menampilkan beberapa video promosi pariwisata di ruang presentasi dengan pengantar oleh Konsul Jenderal RI.

Partisipasi KJRI dapat terwujud berkat kerja sama dengan anggota masyarakat Indonesia yang berkediaman di San Antonio dan Austin. Manfaat dari partisipasi ini dirasakan tidak hanya bagi kepentingan promosi pariwisata kepada masyarakat setempat, tetapi juga bagi masyarakat Indonesia yang ingin mengetahui tentang keberadaan komunitas WNI di wilayah tempat tinggal mereka.