Membanggakan, Buruh Migran Indonesia Segera Menjadi Sarjana

Universitas Terbuka (UT) Indonesia kembali mengadakan ujian akhir semester (UAS) pada tanggal 11 Mei 2014 di Bayanihan, Kennedy Town, Hong Kong. UAS ini merupakan UAS ha​ri kedua setelah sebelumnya UAS hari pertama telah diselenggarakan minggu lalu, 4 Mei 2014. Para mahasiswa UT Hong Kong hampir seluruhnya adalah para buruh migran Indonesia (BMI) yang saat ini bekerja sebagai domestic helper baik di Hong Kong maupun Makau.

Semangat para BMI yang mengejar gelar sarjana melalui UT ini tentunya sangat membanggakan apalagi dilakukan di sela-sela kesibukan mereka bekerja sebagai domestic helper di negara lain. Adanya kesempatan memperoleh gelar sarjana bagi para BMI selama bekerja di luar negeri telah dibuka oleh UT sejak tahun 2010. Kesempatan ini dipergunakan dengan baik oleh para BMI dan terlihat antusiasme mereka dengan adanya peningkatan jumlah mahasiswa UT di Hong Kong setiap tahunnya. Jurusan-jurusan yang banyak diminati oleh mahasiswa dari BMI Hong Kong adalah Bahasa Inggris, Administrasi Niaga dan Komunikasi.

Dalam waktu dekat, beberapa mahasiswa UT juga akan segera lulus dan memperoleh gelar sarjana. Mahasiswa yang akan lulus tersebut menyampaikan bahwa segera setelah lulus mereka akan kembali ke Indonesia dan berupaya mencari pekerjaan baru dengan ijazah sarjana yang dimiliki. Mereka menyampaikan harapan dengan tingkat pendidikan baru yang diperolehnya, mereka tidak perlu lagi bekerja di sektor non-formal.

Kepala Pusat Jaminan UT, Ojat Darojat, yang datang sebagai pemantau pelaksanaan UAS UT di Hong Kong menyampaikan bahwa mahasiswa UT di Hong Kong merupakan salah satu yang terbaik. Pihaknya juga berencana untuk mempromosikan UT lebih luas lagi kepada para BMI yang ada di Hong Kong dan Makau supaya semakin banyak masyarakat Indonesia yang belajar di pendidikan tinggi.(kjrihk)