Kelulusan Peserta Kursus Memasak dan Bahasa Kanton KJRI Hong Kong

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Pada Minggu (5/12), bertempat di Ruang Ramayana KJRI Hong Kong, Konsul Jenderal RI Teguh Wardoyo memimpin rangkaian acara penyerahkan sertifikat kelulusan bagi para peserta Kursus Memasak dan Kursus Bahasa Kanton. Kursus yang diselenggarakan oleh KJRI Hong Kong pada Juni-Oktober 2010 tersebut merupakan salah satu upaya peningkatan kapasitas para Penata Laksana Rumah Tangga (PLRT) di Hong Kong. Kursus memasak dan kursus bahasa Kanton yang masing-masing diikuti oleh 38 dan 40 orang tersebut diselenggarakan tanpa memungut bayaran sepeserpun dari para peserta.

Kedua kursus ini merupakan agenda rutin KJRI Hong Kong dalam rangka membina dan mengembangkan keterampilan warga Indonesia, khususnya para PLRT di Hong Kong. Kelas memasak sudah dilaksanakan sejak tahun 2006, sedangkan kelas bahasa Kanton telah dibuka sejak 2008. Setiap tahunnya terdapat 4 angkatan di mana masing-masing berjumlah 10 orang dan belajar selama 4 kali tatap muka. Pada tahun ini peserta kursus sudah mencapai angkatan ke-13, ke-14, ke-15 dan ke-16.

 

 Para peserta yang baru saja menerima sertifikat kelulusan tersebut merupakan peserta kursus angkatan ke-13, -14, -15, -16. Animo tinggi para PLRT di Hong Kong untuk mengikuti kegiatan semacam ini menjadi pemacu bagi KJRI Hong Kong untuk senantiasa mengembangkan program-program serupa. Untuk dapat mengikuti kedua kursus tersebut KJRI Hong Kong menetapkan sejumlah persyaratan, antara lain adalah masak: 4 tahun kerja, bisa bahasa kanton, sudah mau pulang, tertarik dengan masak. Kanton: minimal sudah paham bahasa kanton basic, tidak harus 4 tahun (minimal 2 tahun kerja),

 

Para pendaftar kemudian diseleksi oleh tim yang dibentuk khusus serta mengikuti wawancara dalam bahasa Kanton guna menggali lebih dalam minat dan motivasi calon peserta. Dalam pelaksanaan kedua kursus tersebut, KJRI Hong Kong bekerja sama dengan Dickson Catering Institute, Mongkok, Kowloon: Mr. William Chan untuk penyelenggaraan kursus memasak dan dengan Young Scholar Education Company, Jenita Lau untuk kursus bahasa Kanton.

Dalam sambutannya, Teguh Wardoyo menyampaikan bahwa kedua kursus tersebut merupakan kesempatan bagi para PLRT untuk memperkaya pengetahuannya sekaligus sebagai upaya pengembangan kapasitas pribadi. Bahkan lebih jauh, bukan tidak mungkin ilmu yang diperoleh melalui kursus tersebut juga di sebarluaskan dan diajarkan kepada teman dan keluarga. Selain itu, Konsul Jenderal RI juga berpesan agar bekal pengetahuan yang didapat selama mengikuti kursus tersebut dapat menjadi bekal dan salah satu modal awal pengembangan usaha mandiri di tanah air, baik warung atau restoran maupun mendirikan lembaga kursus bahasa Kanton.

Selain Konsul Jenderal Teguh Wardoyo dan Ibu Binta Rizkiyati, acara yang berlangsung sederhana namun penuh makna tersebut juga dihadiri oleh sejumlah staf KJRI Hong Kong, peserta kursus, serta para staf pengajar dari kedua lembaga kursus. Dalam kesempatan tersebut perwakilan peserta kursus memasak menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada KJRI Hong Kong dan para pengajar, dilanjutkan dengan penyampaian terima kasih peserta kursus bahasa Kanton yang membawakan 2 buah lagu dalam bahasa Kanton.