Belajar pengelolaan keuangan, 64 BMI lulus program pendidikan di Enrich Personal Development

Sebanyak 64 orang Buruh Migran Indonesia (BMI) telah berhasil lulus pendidikan pengelolaan keuangan yang dilaksanakan oleh Enrich Personal Development. Mereka mengikuti wisuda yang dilaksanakan di Aula Hong Kong  University, Minggu (12/3) yang dihadiri oleh perwakilan Hong Kong University, Board of Directors dan para instruktur Enrich, serta dari KJRI Hong Kong yang diwakili oleh Konsul Ekonomi dan Konsul Tenaga Kerja.

Dalam laporannya, Ketua Board of Directors Enrich, Isabelle Ensaguet menyampaikan bahwa kali ini adalah tahun kedua para WNI mengikuti program kursus pengelolaan keuangan di Enrich, yang meliputi mengelola keuangan secara bijak, mengatur keuangan keluarga, memulai bisnis serta komunikasi yang efektif. "Para wisudawati ini telah mengikuti secara penuh seluruh kurikulum tentang pemberdayaan yang kami berikan" katanya.

Ensaguet menambahkan, jumlah peserta pendidikan yang lulus mengalami peningkatan pesat dari hanya empat orang tahun lalu menjadi 64 orang tahun ini. Hal ini menurutnya tidak lepas dari upaya sosialisasi secara terus menerus serta penambahan instruktur berbahasa Indonesia. "Kami menargetkan untuk tahun berikutnya kami dapat meningkatkan jumlah peserta dan wisudawan menjadi dua atau tiga kali lipat", ujarnya.

Mewakili Konjen RI, Konsul Ekonomi KJRI Hong Kong, Erwin Akbar menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Enrich yang telah melakukan upaya pemberdayaan bagi  para BMI, khususnya dalam pengelolaan keuangan. Khusus kepada para wisudawan, Konsul Ekonomi juga menyampaikan agar para BMI dapat mengamalkan pengetahuan yang didapat dari pendidikan di Enrich dalam mengelola keuangan mereka baik pada saat bekerja di Hong Kong maupun ketika kembali ke Indonesia.

"Kami sangat bangga bahwa para BMI wisudawati telah memiliki semangat dan kemauan kuat untuk memanfaatkan waktu luangnya dengan menambah pengetahuan tentang pengelolaan keuangan di Enrich," ujar Akbar. Selain menjadi contoh yang baik, mereka juga diminta untuk mengajak sebanyak-banyak rekan-rekan sesama BMI untuk ikut serta dalam berbagai kegiatan positif yang dapat bermanfaat untuk kehidupan mereka di masa depan.

Sementara Konsul Tenaga Kerja Ibu Iroh Baroroh menyampaikan bahwa program Enrich ini sejalan dengan program pemberdayaan BMI yang dilaksanakan oleh KJRI. "KJRI memiliki welcoming program, during stay program dan exit program yang tujuan utamanya membekali para BMI agar dapat memperbaiki taraf hidupnya setelah kembali dari Hong Kong," ujarnya.

Ayu Dwi Suryati, salah satu peserta wisuda menyampaikan bahwa program kursus pengelolaan di Enrich dirasakan sangat bermanfaat sehingga saat ini dirinya memahami cara mengelola keuangan yang baik. "Sebelum ikut program  ini, keuangan saya amburadul", kata Ayu. Program ini, kata Ayu, telah mengajarkannya untuk tidak konsumtif dan menyisihkan penghasilan untuk dapat dipakai sebagai modal usaha dirinya bersama keluarga.

Enrich Personal Development merupakan salah satu lembaga nirlaba di Hong Kong yang mendorong pemberdayaan para buruh migran melalui pendidikan pengelolaan keuangan. Sejak didirkan pada tahun 2007, lembaga ini telah mendidik lebih tujuh ribu buruh mingran di Hong Kong melalui berbagai kursus, workshop, dan program pelatihan lainnya.