6/5/2016

​​​​​

PRESS RELEASE
THE CONSULATE OF THE REPUBLIC INDONESIA- HONG KONG SAR
127-129 Leighton Road, Causeway Bay-Hong Kong

Tel: (+852)36510200 Fax: (+852)28950139

email: info@cgrihk.com

PERNYATAAN KJRI HONG KONG TERKAIT KOREKSIi DATA PASPOR

​            Terkait dengan perkembangan terkini seputar koreksi data paspor, KJRI Hong Kong sebagai perwujudan kehadiran Pemerintah Indonesia di wilayah akreditasi Hong Kong dan Macau memandang perlu untuk menyampaikan informasi dan upaya elaborative dari KJRI Hong Kong guna menyikapi hal ini.

            Perlu untuk diketahui, bahwa paspor merupakan dokumen negara yang diperuntukkan bagi setiap Warga Negara Indonesia (WNI) sebagai sebuah dokumen identitas pribadi dan keabsahan status seseorang sebagai WNI sebagaimana diamanatkan oleh UU no 6 tahun 2011  tentang Keimigrasian. Berpijak dari hal ini, maka penerapan keabsahan data dalam dokumen paspor adalah sebuah keniscayaan yang ditujukan guna menjaga keotentikan dan keaslian data diri setiap warganya sebagai bentuk perlindungan negara kepada setiap subjek hukum, yakni WNI.

            Menurut data yang dimiliki oleh KJRI Hong Kong, saat ini terdapat sejumlah 35 WNI yang telah dilakukan koreksi data paspor. Dari jumlah tersebut, 14 orang WNI telah mendapatkan perpanjangan visa dari Departemen Imigrasi Hong Kong dengan identitas data diri otentik dari yang bersangkutan. Selanjutnya, 3 orang sudah memperoleh putusan pengadilan Hong Kong dan saat ini tengah menjalani putusan pengadilan Hong Kong, sedangkan sejumlah 18 orang WNI saat ini masih menjalani pemeriksaan oleh Otoritas Imigrasi Hong Kong dengan pendampingan sepenuhnya dari KJRI Hong Kong.

            KJRI Hong Kong memiliki komitmen kuat untuk tetap mewujudkan misi pelayanan berbasis perlindungan dan telah melakukan upaya-upaya seperti :

  1. Melakukan pendampingan hukum terhadap WNI yang datanya dikoreksi mulai dari tahapan pemeriksaan sampai dengan tahapan persidangan;
  2. Membantu memberikan uang jaminan (bail out) bagi WNI yang sedang menjalani persidangan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku di Hong Kong;
  3. Memberikan pembelaan secara tertulis dalam bentuk Mitigation Letter kepada Hakim di pengadilan yang dipersiapkan oleh retainer lawyer;
  4. Melakukan pertemuan koordinasi secara berkala dengan Departemen Imigrasi Hong Kong;
  5. KJRI Hong Kong telah mengirimkan surat kepada Chief Executive Hong Kong mengenai upaya KJRI Hong Kong dalam mengkoreksi data paspor RI sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Indonesia dan Hong Kong;
  6. Melakukan langkah antisipasi dengan mengupayakan pertemuan pejabat tinggi Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Hong Kong dalam waktu dekat untuk mencari solusi penyelesaian perbedaan data paspor WNI di Hong Kong, termasuk inisiasi penandatangan MoU atau Kesepakatan Kerjasama antara Departemen Imigrasi Hong Kong dengan Direktorat Jenderal Imigrasi Indonesia.

Informasi lebih lanjut terkait layanan paspor dan kekonsuleran WNI Hong Kong dan Macao dapat menghubungi nomor Hotline KJRI Hong Kong (+852)36510200 atau email: info@cgrihk.com.