PERWAKILAN RI DI RRT TERUS DORONG KERJASAMA PERDAGANGAN, INVESTASI DAN PARIWISATA

2/22/2013

?

Hong Kong (21/02/13) – Hubungan bilateral RI-RRT yang terus meningkat sejak penandatanganan kerjasama Kemitraan Strategis pada tahun 2005 merupakan cerminan dari peluang besar yang dapat digarap oleh Indonesia di wilayah Tiongkok. Nilai perdagangan dua arah Indonesia dan Tiongkok pada tahun 2012 diperkirakan mampu menembus nilai 66,6 milyar USD, atau meningkat 9.4 % dari tahun 2011. Trend peningkatan juga terlihat dari besaran total investasi RRT di Indonesia tahun ini, yang berdasarkan data China-ASEAN Business Council (CABC) melonjak hingga mencapai 2.02 milyar USD, serta  peningkatan jumlah wisatawan RRT yang mencapai 840 ribu orang.
Demikian pembukaan yang disampaikan Dubes RI untuk RRT merangkap Mongolia dalam Rapat Koordinasi Kepala Perwakilan RI (Rakor Keppri) di RRT, pada hari Rabu (20/02), di Hong Kong. Pertemuan yang berlangsung selama dua hari tersebut dihadiri oleh Konsul Jenderal RI Shanghai, Acting Konjen Guangzhou, Acting Konjen Hong Kong, staf KBRI dan KJRI, Atase Perdagangan, Atase Pendidikan, Atase Darat dan Atase Imigrasi RI. Selain itu tampak pula perwakilan BUMN Indonesia di RRT, yakni Garuda Indonesia, Bank BRI, Bank BNI, Bank Mandiri dan Telkom Indonesia Internasional.
Lebih lanjut Duta Besar Imron Cotan menekankan pentingnya koordinasi antar Perwakilan RI se-RRT yang didukung oleh BUMN, serta penyamaan visi dan misi serta strategi baru terkait pengembangan hubungan bilateral RI-RRT. Dalam bidang ekonomi dan perdagangan, Perwakilan diharapkan dapat menggiring pengusaha RRT untuk tidak hanya melakukan transaksi jual-beli, namun juga berinvestasi di bidang pembangunan infrastruktur Indonesia khususnya yang tercakup dalam program MP3EI. Sedangkan untuk memperluas foot-print Indonesia, Perwakilan RI harus pro-aktif pula melakukan kegiatan-kegiatan sosial budaya seperti pembinaan diaspora Indonesia di RRT, serta kerjasama dengan kalangan media massa secara reguler.
Rakor Keppri telah mengevaluasi dan membahas berbagai program kerja perwakilan, baik yang diselenggarakan mandiri maupun bersama-sama, untuk mencapai target yang telah ditetapkan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono. Target tersebut antara lain adalah tercapainya nilai perdagangan 80 milyar USD pada tahun 2015, penanaman investasi tahunan yang mencapai 2 milyar USD, serta kunjungan wisatawan RRT ke Indonesia sebesar 1 juta orang pada tahun 2013. Untuk itu Perwakilan RI di RRT akan menyelenggarakan setidaknya enam kegiatan TTI Promotion, dua roadshow investasi dan berpartisipasi dalam berbagai forum promosi di seluruh wilayah akreditasi.
Dubes RI, disela-sela kesibukannya memimpin Rakor Keppri, juga melakukan pertemuan dengan Senior Vice Chairman, External Affairs Committee, Chinese General Chambers of Commerce (CGCC) Mr. Richard Wong dan Mr. Robert Lee. Pertemuan yang dilakukan di kantor CGCC pada Rabu (20/02) yang baru lalu ini menghasilkan komitmen CGCC untuk menjadi co-organizer kegiatan promosi TTI Hong Kong yang akan dilaksanakan pada pertengahan tahun 2013. CGCC juga menyampaikan minat mereka untuk mengorganisir roadshow investor Hong Kong ke Indonesia guna melihat proyek-proyek pembangunan infrastruktur yang ditawarkan dalam kerangka MP3EI.