Berbagai Upaya Perlindungan WNI oleh KJRI Hong Kong: Refleksi Tahun 2012

3/5/2013

 

?

Di sepanjang tahun 2012, KJRI Hong Kong telah mengambil berbagai langkah dalam memberikan pelayanan dan perlindungan bagi Warga Negara Indonesia di Hong Kong dan Macau. Berikut adalah data-data mengenai berbagai upaya perlindungan terhadap WNI dalam kurun waktu satu tahun sampai dengan akhir tahun 2012:
Pemulangan WNI dan TKI yang dibiayai KJRI
82 orang
Pengurusan dan pemberkasan pernikahan
135 pasangan
Pengurusan dan pemberkasan akte kelahiran
60 buah
Pengurusan jenazah
21 jenazah
Pengurusan dan pemberkasan perceraian
1869 berkas
Pelayanan Akte Notaris
 
756 berkas
Pelayanan legalisasi True Copy
 
77 berkas
Jumlah pengaduan masalah hukum
105 pengaduan
Jumlah WNI yang dipenjara
146 orang
Pemberian sanksi kepada agency
21 agency
Perberlakukan black-list kepada majikan
168 orang
Penyelesaian berbagai kasus ketenagakerjaan
2230 kasus
Jumlah WNI/TKI yang menggunakan fasilitas shelter
109 orang
Jumlah WNI/TKI yang dideportasi
 
839 orang
 
 
 
 
Selain upaya-upaya di atas, pada akhir tahun 2012 yang lalu, KJRI Hong Kong  memperoleh re-sertifikasi  ISO 9001:2008 dengan proses yang diawali audit secara komprehensif di kelima jenis pelayanan KJRI Hong Kong, yaitu Legalisasi Kontrak Kerja dan Job Order, Pembinaan WNI/TKI yang dibagi 3 (tiga) kegiatan pokok, yaitu Welcoming Program, During Stay Program dan Exit Program, Pelayanan Pemberian Lisensi dan Monitoring Agency, PPTKIS dan pengguna jasa (majikan), Penyelesaian Pengaduan dan Bantuan Hukum, dan Pelayanan Pergantian dan Penerbitan Paspor.
 
Sesuai dengan komitmen untuk terus memantapkan upaya perlindungan WNI di wilayah akreditasi, pada awal tahun 2013 KJRI Hong Kong akan melanjutkan kegiatan pembinaan sekaligus mempererat silaturahmi dengan WNI. Kegiatan tersebut dilakukan dalam berbagai kesempatan, baik dalam kegiatan pembagian Al Quran, dialog dengan organisasi/LSM Tenaga Kerja Indonesia di Hong Kong dan Macau, kegiatan pelatihan keterampilan maupun penampilan seni budaya. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pelayanan dan perlindungan bagi WNI di Hong Kong dan Macau yang menjadi salah satu tugas KJRI Hong Kong. Kegiatan-kegiatan tersebut akan terus dilangsungkan di sepanjang tahun 2013, meneruskan program-program yang telah dilaksanakan pada tahun 2012.
 
KJRI Hong Kong, dengan segenap potensi yang ada dan bekerjasama dengan instansi pemerintah dan swasta di Hong Kong dan Indonesia, akan tetap berupaya untuk menambah dan meningkatkan kapasitas pribadi WNI, khususnya para TKI di Hong Kong dan Macau. Hal tersebut ditempuh antara lain dengan menambah keterampilan TKI melalui beragam program penyuluhan dan kursus singkat. Kegiatan-kegiatan tersebut diselenggarakan dengan latar belakang pemikiran agar para TKI dapat memiliki nilai tambah sebagai bekal untuk bersama-sama membangun kampung halaman serta sebagai pionir pembangunan di daerah masing-masing. Dengan demikian, para TKI diharapkan tidak terlalu lama bekerja di luar negeri dan menciptakan lapangan pekerjaan di tanah air, sedikitnya bagi dirinya sendiri.