100 Hari (Plus) Kerja Konjen RI Hong Kong

12/29/2016

PRESS RELEASE
THE CONSULATE OF THE REPUBLIC INDONESIA- HONG KONG SAR
127-129 Leighton Road, Causeway Bay-Hong Kong

Tel: (+852)36510200 Fax: (+852)28950139

email: info@cgrihk.com

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------- 

 

100 Hari (Plus) Kerja Konjen RI Hong Kong

 

            Sejak hadir di Hong Kong kurang lebih 100 (plus) hari yang lalu, Konjen RI Hong Kong telah berupaya menjawab tantangan perlindungan WNI dan pelayanan publik dengan berbagai terobosan. Melalui serangkaian dialog intensif dengan berbagai pemangku kepentingan di Indonesia, Hong Kong dan Macau (Pemerintah, LSM, swasta, media, mahasiswa, perwakilan konsulat asing), kini publik melihat dan merasakan hal-hal baru di KJRI Hong Kong.

Tidak tampak lagi antrian loket imigrasi yang mengekor hingga ke luar jalan umum. Proses pembuatan pasporpun lebih cepat dengan peningkatan sistem dan penambahan staf dengan tujuan selesainya proses dalam lima hari. Keramahtamahan petugas layanan ditingkatkan melalui pelatihan. Tiga loket barupun siap dibuka untuk layanan booking paspor, layanan pelanggan dan kontrak mandiri, kebijakan yang telah ditunggu para BMI sejak tahun 2010. Berbagai layanan berbasis online KJRI juga terus dikembangkan.

Pendampingan WNI bermasalah dan yang menghadapi kasus hukum terus dilakukan. Sosialisasi dan himbauan kepada para WNI untuk menjadi tamu yang baik di negeri orang khususnya di Hong Kong dan Macau terus dilakukan dengan berbagai cara dan media: koran, sms, radio dan media sosial.

Di bidang ekonomi, Konjen RI telah berbicara di berbagai forum bergengsi di Hong Kong dan Macau untuk mempromosikan potensi investasi dan perdagangan Indonesia. Juga telah diundang 47 pebisnis dari Hong Kong dan Macau pada Pameran Ekspor Indonesia di Jakarta dengan hasil nilai transaksi sebanyak USD 11 juta. Promosi potensi budaya dan pariwisata terus diperkenalkan dan dipromosikan kepada publik. Berbagai kegiatan pentas seni budaya dan peningkatan people-to-people contact terus didorong. Presiden Joko Widodo akan pula "hadir" sebagai duta budaya Indonesia di museum lilin Madame Tussaud Hong Kong tahun depan. 

Tiada kata henti untuk terus berkarya dan mengabdi. KJRI Hong Kong dan Macau selalu siap untuk terus melakukan perbaikan pelayanan berbasis perlindungan. Kritik, saran dan masukan publik menjadi bagian paling penting dalam proses ini. ​