Acting Chief Executive Hongkong.jpg

​Hong Kong - Menteri Luar Negeri RI, Retno L.P. Marsudi bersama dengan Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly bertemu dengan Acting Chief Executive /Menteri Keuangan  Hong Kong, The Hon John Tsang. Tujuan pertemuan ditujukan untuk menindaklanjuti hasil kunjungan Chief Executive Hong Kong ke Jakarta pada bulan September 2015.

Pemerintah Indonesia menyambut baik rencana pembukaan kantor ekonomi dan perdagangan Hong Kong/Hong Kong Economy and Trade Office (HKETO) di Jakarta yang dalam waktu dekat akan beroperasi di Indonesia. "HKETO akan semakin menguatkan hubungan ekonomi kedua pihak" jelas Menlu RI.

Saat ini (Tahun 2015), total perdagangan RI- Hong Kong mencapai US$ 3,87 milyar. Sementara di bidang investasi Hong Kong merupakan investasi ke 6 terbesar di Indonesia dengan total nilai US$ 983,2 juta di tahun 2015. RI- Hong Kong telah menandatangani kerja sama promosi investasi pada bulan Mei 2016 untuk meningkatkan total nilai investasi.

Kedua pihak juga menyambut baik perkembangan kerja sama pendidikan yang telah berjalan baik, khususnya setelah ditandatanganinya perjanjian kerjasama pendidikan pada bulan Desember 2015.

Dalam pertemuan ini, para Menteri juga membahas sistem manajemen informasi keimigrasian (SIMKIM) yang mulai diberlakukan sejak bulan Januari 2015. Tujuan SIMKIM tersebut adalah untuk memperkuat keamanan paspor sesuai dengan aturan yang ditetapkan ICAO (International Civil Aviation Organization).

Pemberlakuan SIMKIM ini masih memiliki beberapa isu pending seperti waktu tunggu yang lebih lama dan terdapat kasus hukum terkait koreksi data pada paspor WNI. "Untuk menyelesaikan hal tersebut, Kemlu telah mengirimkan tim tambahan dari Jakarta untuk Pelayanan Imigrasi dan Kemkumham telah mengirimkan tambahan mesin SIMKIM," tegas Menlu RI.

Selama berada di Hong Kong, Menkumham dan Menlu RI juga telah melakukan pertemuan dengan wakil dari organisasi Masyarakat dan Buruh Migran untuk melakukan dialog dan menegaskan mengenai kehadiran dan komitmen negara dalam melindungi WNI. (Sumber: BAM)