Peluang Investasi Pendidikan Terbuka Luas di HCMC

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Pemerintah Kota Ho Chi Minh (HCMC) menyelenggarakan “Ho Chi Minh City Educational Development Festival” akhir Juni 2009. Beberapa Konsulat dan Sekolah Tinggi dari berbagai negara turut berpartisipasi pada Festival tersebut termasuk, IT Telkom Bandung dari Indonesia.

 

Festival tersebut merupakan promosi investasi bidang pendidikan HCMC yang dilakukan melalui seminar mengenai penjelasan prosedur pemberian ijin mendirikan sekolah baru dan jasa konsultan dalam kaitan career promotion. Sekolah Tinggi/Universitas asing yang berkualitas juga diundang untuk mempromosikan sekolah/universitasnya dalam rangka meningkatkan minat pelajar Vietnam untuk belajar di sekolah terkemuka di luar Vietnam.

 

Direktur Departemen Pendidikan dan Pelatihan HCMC, Huynh Cong Minh menyatakan HCMC adalah pasar pendidikan terbesar di Vietnam dengan 1 (satu) juta pelajar dan 40.000 tenaga pengajar. Investasi di bidang pendidikan beberapa tahun terakhir telah memberikan kontribusi besar terhadap pembangunan. Terdapat 61 proyek investasi senilai USD 3,6 milyar, 49 proyek adalah milik asing. Investasi Berjaya Vietnam International University Township terbesar dengan total investasi sebesar USD 3,5 milyar disusul Royal Melbourne Institute for Technology (RMIT) sebesar USD 44,1 juta dan ACG International School sebesar 6,7 juta.

 

Meskipun sektor swasta menanamkan modalnya di bidang pendidikan namun sekolah dengan kepemilikan swasta hanya terhitung sekitar 15% dari total jumlah sekolah yang ada. Beberapa halangan dalam investasi pendidikan adalah prosedur investasi yang rumit, kurangnya lahan yang tersedia dan pajak yang tinggi. Pemerintah Kota berjanji akan mempermudah prosedur investasi sehingga target 40% sekolah dengan kepemilikan swasta dapat tercapai.
Selain adanya pemberian kemudahan investasi bagi investor asing Pemerintah Kota juga akan memberikan subsidi bunga sebesar 100% kepada investor domestik yang meminjam sebesar 100 milyar VND (USD 5.6 Juta) untuk investasi di bidang pendidikan tinggi.

 

Vietnam sedang berusaha memacu pembangunan pendidikan, baik dari segi mutu maupun jumlah lembaga pendidikan. Baru-baru ini ada wacana untuk meng-otonomi-kan sektor pendidikan tinggi dan juga mengevaluasi kurikulum yang terintegrasi dengan sistem pendidikan internasional dengan menerapkan sistem module based dan bukan sistem semester based. Hal tersebut dimaksudkan untuk dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Vietnam mendekati standar internasional.

 

Kiranya investor Indonesia ataupun perguruan tinggi di Indonesia yang berkualitas dapat memanfaatkan peluang investasi di bidang pendidikan tinggi di Vietnam khususnya Ho Chi Minh City.