Indonesia Bisa, Tim Futsal Indonesia Juara I Kejuaraan Futsal ASEAN di HCMC

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Tim Futsal Indonesia yang menginjakkan kaki di HCMC tanggal 4 April 2010 dengan menggunakan low cost carrier Air Asia untuk mengikuti AFF Futsal Championship 2010, serta penonton Indonesia tidak banyak yang datang menyaksikan langsung pertadingan di Phu Tho Gymnasium tidak membuat Tim Futsal Merah Putih kehilangan daya juang untuk berprestasi.

Personil KJRI HCMC tidak dapat menyaksikan pertandingan-pertandingan awal untuk memberikan dukungan, karena sejak hari Minggu 4 April 2010 sudah mulai beterbangan ke Hanoi guna mendukung kehadiran delegasi Indonesia yang menghadiri 16th ASEAN Summit. Juga karena pertandingan dilaksanakan selama jam kerja, sehingga tidak memungkinkan masyarakat Indonesia di HCMC yang umumnya pekerja untuk datang ke arena pertandingan yang digelar pada jam 14:00 dan 16:00.

Dengan dibekali kekuatan fisik dan mental yang telah diasah, serta dukungan KJRI HCMC yang terus mengirimkan buah-buahan, Myanmar dikalahkan 7-4, tanggal 6 April. Malaysia, menelan 6 gol tanpa balas ke gawang Indonesia, pada tanggal 7 April, dan Vietnam dihadapan pendukung fanatiknya tanggal 8 April 2010, harus mengakui keunggulan Indonesia, dengan hasil 2-1. Tanggal 9 April 2010, hari ke 5 Indonesia kembali menunjukkan kemampuannya dengan mengalahkan Philipina 4-0.

Pertandingan antara Vietnam-Malaysia, yang dimenangkan oleh Malaysia dengan 2 goal tanpa balas, mengurangi jumlah penonton Vietnam pada pertandingan final antara Indonesia-Malaysia. Tidak antusiasnya masyarakat HCMC, menjadikan mereka penonton yang netral, hal ini membuat dukungan yang diberikan rombongan KJRI HCMC beserta beberapa masyarakat Indonesia di HCMC dari bangku penonton, mendominasi suara-suara yang menyemangati pertandingan. Masyarakat Indonesia yang hadir memperoleh pemberitahuan melalui milist KJRI HCMC, sehari sebelumnya.

Pix3

Kemasukkan 4 goal dan waktu yang tidak dapat memungkiri kodratnya, terus bergulir, membuat tim Malaysia menerapkan sistim 5 pemain menyerang tanpa penjaga gawang. Strategi ini bukannya menolong, malah menambah kekalahan Malaysia menjadi 5-0, setelah Ali Haidar menendang bola dari jarak jauh ke gawang yang tidak dijaga. Hampir saja penjaga gawang Indonesia menambah gol jika tendangan antar gawang yang dilakukannya tidak melenceng ke kiri gawang Malaysia. Melengkapi kemenangan Tim Futsal Indonesia, KJRI HCMC malam harinya mengundang seluruh tim untuk merayakan kemenangan dengan jamuan makan malam di  restoran Tan Cang di tepi sungai Saigon yang terkenal dengan masakan Vietnamnya.

Pix4

Pix8
 

Tim Futsal Indonesia sadar, bahwa kurangnya perhatian serta dukungan dari pemerintah tidak harus dihadapi dengan sikap manja (ngambek) dan menyalahkan keadaan. Tim pelatih dibentuk dengan mempelajari berbagai aspek, tim ini terdiri dari Pelatih Kepala, Wakil Pelatih, Pelatih Fisik, Pelatih Penjaga Gawang dan Psikolog. Hebatnya, psikolog yang sudah membaktikan diri sejak 4 bulan yang lalu, baru diakui keberadaannya 1 bulan kemarin.

Kehadiran psikolog adalah hal yang sangat penting dalam mempertahankan daya juang, baik pada saat unggul terlebih pada posisi terdesak. Hal ini mungkin tercermin dari jawaban Kapten tim futsal Indonesia. “I believe that Malaysia are still traumatise following their loss to us in Jakarta and after the defeat in the group stage, they were in an even more difficult shape mentally,“ said Indonesian captain Vennard Hutabarat.

Tim ini juga menyadari keterbatasan dana, sehingga segala cara penghematan dilakukan, misalnya untuk berangkat ke bandara Soekarno Hatta, alih-alih menyewa bis mereka memberhentikan bis Damri yang melayani jalur Blok M-bandara Soekarno Hatta, dan meminta untuk sedikit keluar jalur menjemput tim di Senayan.

Informasi yang didapat dari praktisi olahraga, sekedar perbandingan biaya yang dikeluarkan oleh Thailand untuk membina 8 cabang olahraga yang melakukan pemusatan latihan di China setara dengan dana pemerintah Indonesia untuk membiayai seluruh cabang olahraga Indonesia selama setahun. Jika melihat keseriusan pemerintah Vietnam yang didukung pemilik bisnis, tentu semakin menambah trenyuh para praktisi olahraga nasional. Kompleks olahraga Thanh Long, kelas sepakbola Vinamilk-Arsenal, beberapa bentuk nyata pencariaan bibit pemain sepakbola. Tanimex memberikan sumbangsih memfasilitasi petenis Vietnam mengukur kinerjanya dengan menyelenggarakan turnamen tenis internsional. Tanimex juga membantu dunia olahraga sepeda Vietnam dengan menyelenggarakan turnamen balap sepeda, dan berencana untuk menyelenggarakan turnamen volley pantai.
Pix9

Apapun kondisi yang dihadapi Tim Futsal Indonesia, mereka telah membuktikan prestasinya, dengan menjuarai AFF Futsal Championship 2010. Dirgahayu Tim Futsal Indonesia, PSSI, KONI. Dirgahayu Indonesia. (Sumber: KJRI HCMC)