Gaung Angklung di Havana

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Orkestra angklung mengalun merdu pada acara resepsi yang diselenggarakan oleh KBRI Havana dalam rangka merayakan HUT RI ke-65 di Wisma Duta pada 26 Agustus 2010. Selain membawakan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan lagu kebangsaan Kuba (La Bayamesa), orkestra tersebut juga memainkan lagu-lagu tradisional khas kedua negara.

 

Para hadirin yang datang tampak berdecak kagum dengan kepiawaian para pemain angklung. Mereka semakin heran ketika melihat bahwa alat musik tradisional Indonesia itu ternyata bukan dimainkan oleh putra-putri Indonesia melainkan oleh siswa-siswi Kuba yang notabene asing dengan angklung. Kenyataannya, para siswa Kuba tersebut telah berlatih angklung sejak beberapa tahun silam. Mereka adalah murid-murid Sekolah Musik “Jose White” di Provinsi Camaguey, Kuba, yang dilatih oleh Profesor Eugenio da Silva yang juga telah menerbitkan buku tentang cara memainkan angklung.

 

Di samping melatih para siswa di Sekolah Musik “Jose White”, Profesor da Silva dengan KBRI Havana juga secara berkala mengadakan workshop mengenai pelatihan angklung bagi guru-guru musik di tiga sekolah dasar Kuba yang membawa nama Republik Indonesia.

 

Selain menikmati alunan angklung, para tamu yang terdiri dari kalangan korps diplomatik, pejabat setempat, pers, pengusaha, akademisi dan warga negara Indonesia di Havana juga berkesempatan mencicipi berbagai hidangan khas Indonesia, antara lain sate ayam, lumpia dan pangsit udang.

 

Pada sambutannya kepada para hadirin, Dubes RI Havana, Bpk Banua Radja Manik, mengemukakan berbagai kemajuan yang telah dicapai Indonesia dalam masa kemerdekaan yang telah berlangsung selama 65 tahun, baik di bidang politik, ekonomi maupun sosial budaya. Dubes RI Havana juga menekankan mengenai pentingnya penguatan hubungan bilateral Indonesia dengan Kuba yang saat ini telah memasuki usia setengah abad. (Sumber : KBRI Havana)