Gastronomi Indonesia Memikat Anggota Parlemen Kuba

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Para anggota Parlemen Kuba (Asamblea Nacional de Poder Popular) yang tergabung dalam Kelompok Persahabatan Kuba-Indonesia (Grupo Amistad de Cuba-Indonesia) mengaku terkesan dengan suguhan berbagai macam makanan khas Indonesia, khususnya sate ayam. Hal tersebut mereka ungkapkan dalam kesempatan jamuan makan malam di Wisma Duta KBRI Havana, (30/7).

Jamuan makan malam bagi para anggota parlemen tersebut diselenggarakan di sela-sela masa Sidang Reguler Parlemen Kuba yang berlangsung dari tanggal 28 Juli hingga 1 Agustus 2010 dan bertujuan untuk memperkenalkan lebih dalam berbagai aspek kebudayaan Indonesia kepada mereka.


Duta Besar RI, Banua Radja Manik, pada kesempatan tersebut memaparkan perkembangan terakhir, upaya dan capaian-capaian yang berhasil diraih Pemerintah Indonesia. Dubes menyampaikan harapan agar kedua negara dapat terus meningkatkan kerja sama melalui berbagai forum, termasuk forum bilateral seperti Sidang Komisi Bersama yang sejauh ini telah diselenggarakan lima kali.

Sementara itu, Wakil Ketua Kelompok Persahabatan Kuba-Indonesia, Roger Delgado Hernandez, mengemukakan komitmen untuk membantu peningkatan hubungan bilateral yang telah memasuki usia setengah abad. Kuba dan Indonesia merupakan dua sahabat yang senantiasa saling membantu, seperti ketika Kuba mengirimkan tim medis ke Aceh pasca bencana tsunami pada 2004 dan ke Yogyakarta pasca musibah gempa bumi pada 2006, sementara Indonesia membantu Kuba ketika bencana topan Gustav dan Ike melanda negara tersebut pada 2008.

Grup Persahabatan Kuba-Indonesia pada Parlemen Kuba dibentuk awal 2008 menyusul terbentuknya Parlemen Kuba, 20 Januari 2008. Grup tersebut diketuai oleh MLuis Manuel Castañedo Smith, insinyur perindustrian dan anggota Sekretariat Serikat Buruh Kuba.

Para anggota Parlemen yang tergabung ke dalam Grup Persahabatan Kuba-Indonesia juga berasal dari daerah pemilihan yang beragam dan memiliki latar belakang pendidikan dan profesi berbeda, mulai dari Sekretaris Pertama Partai Komunis Kuba (Partido Comunista de Cuba) tingkat provinsi, dokter, wartawan, dosen universitas hingga direktur Badan Usaha Milik Negara. Ketertarikan dan minat yang besar untuk mengenal lebih dalam Indonesia dan memperkuat persahabatan antara kedua bangsa merupakan kesamaan mendasar yang mengikatkan mereka dalam Grup Persahabatan Kuba-Indonesia di Parlemen.

Pada acara tersebut, hadir pula Sekretaris Jenderal Komisi Hubungan Internasional Parlemen Kuba, Mrs. Yenielis Regueiferos dan Spesialis Asia pada Komisi Hubungan Internasional. Mr. Omar Torres Olivares. Selain menikmati hidangan Indonesia, para tamu juga disuguhkan tayangan video mengenai pariwisata, musik dan kebudayaan Indonesia serta memperoleh booklet berisi informasi tentang DPR-RI serta tentang perkembangan produksi pangan di Indonesia.(sumber: KBRI Kuba)